SELATPANJANG, GORIAU.COM - Seorang anak bernama Fani Bin M Irfan (14) warga Jalan Rintis Banglas Barat Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti, Riau, Minggu (26/10/2014) tenggelam saat mencari makauhe (rama-rama, sejenis udang, red) di Sungai Banglas Ujung. Beruntung Ia masih bisa diselamatkan namun pingsan.


Hal sebagaimana disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Reskrim Polres Meranti AKP Antoni L Gaol SH MH, kepada GoRiau.com, Minggu (26/10/2014). Kata Pandra, sekitar pukul 14.00 WIB masuk laporan dari warga bahwa ada seorang laki-laki bernama Fani bin M IRFAN pelajar kelas 3 di SMP N2 Selatpanjang,islam, terjatuh di sungai Banglas Ujung, lalu piket Reskrim Polres Meranti langsung mendatangi TKP.
Dijelaskan Antoni, kronologis tenggelamnya M Fani, sekitar pukul 13.00 WIB korban bersama teman-temannya (sebanyak 7 orang sedang mencari rama-rama (makohe, sejenis udang, red) di tepi Sungai Banglas Ujung.
"Setelah korban dan semua temannya selesai mencari rama-rama, korban mencuci kaki di tepi sungai. Saat itu korban pun langsung terpeleset sehingga korban masuk ke dalam sungai, tanpa sepengetahuan teman korban," kata Antoni.
Beberapa menit kemudian, tambah Antoni, teman korban melihat korban sudah berada dalam sungai dengan kondisi pingsan dan tidak sadarkan diri.
"Setelah melihat korban di sungai, temannya membantu mengeluarkan korban dari dalam sungai. Lalu korban dibawa temannya ke RSUD Dorak Selatpanjang dan sampai saat ini korban msh di rawat di RSUD. Kondisi korban saat ini masih dalam keadaan pingsan," kata Antoni sekitar pukul 17.53 WIB Minggu sore itu.
Sementara itu, di tempat terpisah Kapolres Kepulauan Meranti mengimbau masyarakat agar berhati-hati ketika pergi melaut, berlayar atau mencari ikan di laut.
"Kita minta masyarakat lebih hati-hati saat melaut. Apalagi saat ini sudah mulai masuk musim utara," kata lelaki yang akrab dipanggil Pandra.(zal)