
JAKARTA, GORIAU.COM - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) turun langsung untuk mencari bibit atlet muda dari tingkat sekolah dasar. Salah satunya ialah menurunkan tim pencari bakat di turnamen tingkat SD-SMP bertajuk Sidu Cup 2013 yang memperebutkan Piala Gita Wirjawan (Ketua Umum PBSI).
''Kita harapkan pembinaan anak-anak ini setelah turnamen. Juara dari Sidu Cup ini akan kami masukkan ke database PBSI untuk melakukan pembibitan ke jenjang selanjutnya yang bisa saja nanti dimasukkan ke pemusatan latihan daerah (pelatda) kemudian tingkat nasional (pelatnas),'' ujar Humas PBSI Ricky Soebagja di sela-sela pembukaan Sidu Cup di Jakarta.
Sidu Cup sendiri akan dimulai pada tanggal 2 hingga 6 April ini di Jakarta. Turnamen yang diikuti ratusan siswa SD-SMP tersebut akan digelar di 10 kota yakni, Jakarta, Bali, Solo, Pekanbaru, Bandung, Banjarmasin, Manado, Makassar, Palembang dan Surabaya.
Bukan hanya menggelar turnamen, ajang ini juga menyertakan sesi coaching clinic yang dipandu legenda bulutangkis Indonesia. Ricky juga berharap ke depannya Sinar Dunia (Sidu) mau menjadi bapak angkat atlet-atlet bulutangkis Indonesia yang lahir dari turnamen tersebut.
''Ada keinginan Sidu jadi bapak angkat, kalau sekarang mereka hanya sebagai penyelenggara acara,'' lanjut Ricky.
Direktur Corporate Affairs and Communication Asia Pulp and Paper Suhendra Wiriadinata tidak menampik kemungkinan itu. Pihaknya mengaku akan membahas hal itu, sama halnya dengan perubahan bentuk hadiah untuk juara turnamen Sidu Cup tahun-tahun mendatang.
''Sekarang hadiahnya memang berbentuk uang tunai dengan total Rp 1 miliar, ke depan kami akan diskusi untuk jadi beasiswa,'' kata Suhendra.
Suhendra menambahkan pihaknya di tahun keempat ini menargetkan untuk menjaring 10.000 peserta di penyelenggaraan 10 kota. Ke depan, bukan tidak mungkin ini akan menjadi ajang bertaraf nasional seperti sirkuit nasional bulutangkis yang kini telah diselenggarakan oleh pihak lain.
''Mudah-mudahan ke depannya ajang ini bisa menjadi bertaraf nasional karena kami ada kerja sama juga dengan PBSI untuk menyalurkan para juara ke klub-klub bulu tangkis daerah masing-masing," pungkas Suhendra. (mtv)