
TEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memberikan penekanan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mencari solusi agar pelaksanaan kegiatan DAK dilaksanakan tepat waktu.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan dan usulan DAK tahun 2023. Rapat dihadiri seluruh pejabat terkait.
Menurut Bupati Wardan, perlu adanya evaluasi secara rutin untuk mengetahui progres kegiatan termasuk persoalan-persoalan yang dihadapai di lapangan.
"Melihat hasil laporan, capain progres DAK masih rendah, ini bahkan ada yang masih nol persen capaiannya," ungkapnya di Aula Kantor Bupati Inhil, Jumat (10/6/2022).
Ia memberikan stretching kepada Kepala OPD untuk sesegera mungkin bertindak dan mencari solusi agar pelaksanaan progres dapat dikerjakan tepat waktu.
"Saya sudah menyampaikan kepada pimpinan OPD untuk memaksimalkan perencanaan diawal tahun, baik itu DAK, APBD dan lainnya demi perencanaan dan pencapaian lebih baik," ujar Bupati Wardan.
Menurutnya, jika ingin mendapat hasil maksimal, diperlukan perencanaan yang matang dan keseriusan dalam pengerjaannya.
"Rapat ini saya rasa sangat penting sekali, terutama atas kekecewaan yang saya rasa hari ini. Untuk itu saya meminta sekretaris daerah untuk mengawasi, karena 21 Juli 2022 merupakan batas akhir DAK fisik sudah harus berkontrak," terangnya.
Untuk memastikan komitmen dan keseriusan pimpinan OPD, Bupati Wardan meminta surat pernyataan dari masing-masing Kepala OPD, siap menerima konsekuensi jika progres DAK tidak terlaksana.
"Jika ada permasalahan laporkan dan kita selesaikan bersama. Saya tidak mau lagi mendengar alasan keterlambatan waktu dan lainnya, sesuai kesepakatan bersama sebelum tanggal 21 Juli 2022 proses kontrak sudah terlaksana," tegasnya.***