SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengaku optimis sekitar tahun 2019 nanti, Kabupaten Siak akan mengahasilkan 750 ribu ton padi setiap tahunnya. Pernyataan Bupati itu didasari besarnya komitmen para petani untuk meningkatkan produksi padi setiap tahunnya. Bahkan, saat ini merupakan penghasil padi terbesar di Riau. Prestasi itu juga dibuktikan dengan penghargaan Adikarya Pangan Nusantara yang diterima Bupati dari Presiden Jokowi sebagai salah satu kabupaten penghasil padi terbesar di Indonesia.

"Saya optimis, kalau kita sama-sama komit, target 750 ribu ton produksi padi setiap tahun dapat terwujud," kata Bupati, saat melakukan panen raya di Desa Bungaraya Kecamatan Bungaraya, Selasa (6/1/15).

Saat ini, kata Syamsuar, petani Siak baru mampu menghasilkan padi 400 ribu ton per tahun. Untuk mewujudkan swasembada pangan, petani harus bekerja keras sehingga paling lama empat tahun kedepan keinginan itu dapat terwujud.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau Drs Zailani Arif Syah mengatakan, kegiatan panen raya padi ini memiliki nilai positif untuk mendorong semangat petani.

"Beberapa tahun terakhir, sektor pertanian khususnya tanaman padi mengalami peningkatan yang signifikan di Siak. Hal ini tentu tidak lepas dari perhatian pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan perekonomian para petani," katanya.

Pemprov Riau, lanjut Zailani, terus berupaya meningkatkan hasil panen padi di seluruh kabupaten/kota di Riau dan menjadikan Siak sebagai daerah percontohan.

"Seperti arahan Presiden, kita juga berupaya mewujudkan swasembada pangan tahun 2019 nanti dengan target produksi padi mencapai 1 juta ton per tahun," tutupnya.(nal)