PEKANBARU - Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Riau dan Kepulauan Riau berhasil membeli gabah petani sebanyak 913 ton. Ini dilakukan sebagai salah satu tugas yang diemban oleh Perum Bulog sebagai BUMN dalam melakukan penyerapan gabah dan beras dari petani berdasarkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berlaku.

"Penyerapan hasil tani dari petani lokal memang sudah menjadi bagian dari tugas Bulog. Paling banyak itu kita beli di Kecamatan Bungaraya (Siak) dan Kecamatan Keritang (Indragiri Hilir). Ada juga dari beberapa daerah di Rokan Hilir dan Indragiri Hulu," ungkap Humas Bulog Divre Riau dan Kepri, Hendra Gunafi kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Kamis (7/9/2016).

Jenis beras yang diproduksi petani lokal di Riau itu pun dinilai berkualitas cukup baik. Sehingga tidak menyulitkan Bulog dalam penjualan beras ke pasaran.

"Kami membeli beras petani dengan kualitas medium. Medium itu biasanya standar broken (patahan-red) diangka 15-20 persen. Sedangkan kalau jenis premium broken antara 0-10 persen," jelasnya. ***