RENGAT, GORIAU.COM - Kekecewaan sebagian organisasi di Indragiri Hulu (Inhu) Riau terhadap pemerintah kabupaten (Pemkab) Inhu, ternyata tidak hanya dirasakan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Inhu, tapi juga dirasakan Ikatan Keluarga Besar Masyarakat Indragiri (IKBMI) Jakarta.
Ketua Umun Ikatan Keluarga Besar Masyarakat Indragiri (IKBMI) Jakarta, Susilowadi mengatakan, lembaga yang dipimpinnya tidak pernah mendapatkan bantuan dana hibah dari Pemkab Inhu. Padahal, IKBMI jauh sebelumnya mengajukan kegiatan pembangunan mess Inhu di Jakarta.
''Tapi sampai sekarang bupati tidak pernah pengabulkan,'' ujarnya.
Dia juga menilai Bupati Inhu Yopi Arianto tidak adil dalam penyaluran bantuan dana hibah. ''Ini tidak adil, Lembaga Adat Melayu lebih kecil dapat bantuan dari lembaga lainnya, bahkan lebih kecil dari lembaga yang baru dibentuk,'' sebut Susilowadi yang lebih sering disebut Bang Illo ini.
Dari data yang diproleh, sambung Illo, berdasarkan lembaran Peraturan Bupati Inhu No. 12 tahun 2013, tanggal 30 Januari 2013, total anggaran dana hibah Pemkab Inhu sebesar Rp24 miliar. Dana tersebut dibagi untuk beberapa organisasi dan instansi vertikal. (aun)