
PEKANBARU – Pandemi Covid-19 belum berakhir, bahkan kembali meledak di beberapa negara. Di Indonesia juga kembali terjadi peningkatan jumlah kasus setelah sebelumnya sempat melandai.
Munculnya varian dan subvarian virus corona menyebabkan perubahan gejala awal bila terinfeksi. Sebelumnya, umumnya mereka yang terinfeksi mengalami gejala awal berupa demam, batuk dan kehilangan fungsi indra perasa atau penciuman, belakangan ini gejala awalnya sudah berubah.
Dikutip dari detikhealth yang melansir Express UK, aplikasi ZOE Covid Study mengungkap gejala Covid-19 'tertinggi' yang dialami pasien belakangan ini, yakni kelelahan. Aplikasi kesehatan itu menyatakan bahwa 82 persen orang mengalami ini sebagai tanda awal infeksi.
Kelelahan yang disebabkan Covid-19 memiliki sedikit perbedaan, misalnya terjadi meski hanya melakukan kegiatan ringan sehari-hari.
''Kelelahan pada Covid-19 tidak sama dengan perasaan lelah atau mengantuk yang normal,'' kata ZOE yang dikutip dari Express UK, Jumat (1/7/2022).
''Ini adalah jenis kelelahan ekstrem atau perasaan lelah yang tetap ada meski sudah beristirahat atau tidur nyenyak,'' lanjutnya.
Gejala Covid-19 ini juga dikaitkan dengan kondisi 'kabut otak' atau brain fog, yaitu kondisi yang menggambarkan pikiran lamban dan sulit untuk berkonsentrasi.
Kelelahan biasanya muncul pada minggu pertama infeksi yang bisa terjadi pada semua kelompok usia dan berlangsung selama 5-8 hari. Namun, kondisi ini juga bisa bertahan lebih lama dan mengarah pada kondisi long Covid.
Meski termasuk gejala Covid-19, kelelahan juga bisa terjadi karena jadwal kegiatan yang padat atau kondisi tubuh yang sedang tidak sehat.
''Penting untuk diingat bahwa merasa lebih lelah dari biasanya adalah hal biasa ketika Anda melawan infeksi apa pun, bukan hanya virus corona,'' beber ZOE.
''Dan banyak dari kita juga telah melihat perubahan dramatis dalam hidup kita termasuk rutinitas kita, cara kita bekerja, dan menjaga anak-anak dan kerabat yang lebih tua, yang juga dapat memengaruhi seberapa lelah kita,'' jelasnya.
Selain kelelahan, ada beberapa gejala lain yang bisa muncul, seperti:
- Suhu tinggi atau menggigil
- Batuk baru yang terus menerus
- Kehilangan atau perubahan pada indra penciuman atau perasa
- Sesak napas
- Badan sakit
- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat atau berair
- Kehilangan selera makan
- Diare.***