PEKANBARU – Upaya pencegahan banjir terus dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekanbaru, normalisasi aliran air di sejumlah titik rawan terus dipercepat agar genangan tidak meluas ke permukiman warga.

Salah satu hambatan aliran air di Jalan LKMD berhasil ditangani setelah petugas membuka sumbatan pada box culvert yang sebelumnya menghambat laju air. Setelah pembersihan dilakukan, kondisi aliran di kawasan tersebut dilaporkan kembali normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru menyampaikan, hasil pemantauan terbaru menunjukkan situasi di lokasi tersebut sudah terkendali.

"Box culvert sudah dibuka dan aliran air sudah lancar kembali. Dari pantauan hari ini, kondisi di LKMD aman," ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Meski demikian, kesiapsiagaan tetap ditingkatkan mengingat curah hujan yang masih berpotensi tinggi. Personel BPBD terus bersiaga di sejumlah wilayah yang dinilai rawan, terutama kawasan yang berada di sekitar bantaran Sungai Siak.

Beberapa wilayah yang menjadi fokus pengawasan antara lain Kelurahan Meranti Pandak dan Kelurahan Sri Meranti. Kedua kawasan ini dinilai rentan terdampak luapan air sehingga dipantau secara intensif.

Dalam penanganan di lapangan, BPBD berkolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru untuk melakukan pengerukan drainase yang mengalami pendangkalan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas saluran agar mampu menampung debit air hujan.

Pengerahan alat berat juga dilakukan di Jalan Tirtonadi, Kelurahan Sri Meranti, menyusul laporan adanya genangan air meski tidak terlalu tinggi.

"Kemarin di Jalan Tirtonadi sempat tergenang walaupun tidak dalam. Itu dipengaruhi pasang sungai yang bersamaan dengan curah hujan tinggi," jelasnya. ***