TELUKKUANTAN - Adanya pertikaian antara Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H. Sukarmis dan wakilnya Zulkifli mendapat perhatian serius dari semua pihak. Salah satunya generasi muda Kuansing yang berada di Kota Pekanbaru.

"Seharusnya semua pihak menahan diri, jangan memperkeruh suasana," ujar Rehan Kurniawan, selaku koordinator Barimas Muda Kuansing Pekanbaru (BMKP) kepada GoRiau.com, Kamis (11/2/2016) sore.

BMKP menyesalkan tindakan beberapa pihak yang ikut campur mengenai perselisihan antara bupati dan wakilnya kemaren. "Bahkan, yang tidak tahu duduk persoalan juga ikut memperkeruh suasana."

"Ini jelas tidak baik, tentunya yang dirugikan Kuansing sendiri," tambah Rehan.

Untuk persoalan ini, BMKP meminta lembaga adat atau tokoh-tokoh adat yang ada di Kuansing ikut menyelesaikannya. Sebab, lembaga adat mempunyai peranan yang amat penting dalam tatanan masyarakat Kuansing.

"Kita inginnya, para pemangku ada mengajak kedua belah pihak duduk bersama dan menyelesaikan persoalan yang ada. Kita menilai, ini hanyalah persoalan komunikasi," ujar Rehan didampingi Yusafat Rendra dan Asrian Toni.

"Untuk itu, kita berharap semua pihak dimana pun berada, baik di Kuansing atau di luar Kuansing supaya menahan diri dan tak ikut memperkeruh suasana," pungkas Rehan.***