
PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih menyelimuti sebagian besar wilayah Provinsi Riau, Senin (8/6/2026). Hujan dengan intensitas bervariasi diprediksi turun menyapu berbagai kawasan sejak siang hingga dini hari.
Kondisi cuaca pada pagi hari terpantau didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Perubahan cuaca mulai terlihat saat memasuki siang hingga sore hari, di mana hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur wilayah Kabupaten Kampar, Bengkalis, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.
"Potensi hujan berlanjut pada malam hari dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Hujan ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur sebagian Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, dan Indragiri Hilir," jelas Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R.
Hujan ini diperkirakan tidak berhenti begitu saja. Pada dini hari, curah hujan masih berpeluang terjadi di Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, serta Indragiri Hilir.
Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah atau yang tinggal di daerah rawan bencana diminta meningkatkan kehati-hatian. BMKG merilis peringatan dini terkait hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilatan petir serta hembusan angin kencang.
"Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Bengkalis, Rokan Hilir, Kampar, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai pada malam hingga dini hari," ungkapnya.
Terkait kondisi iklim umum, suhu udara di Riau saat ini diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara menyentuh angka 55 hingga 100 persen, sementara pergerakan angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan mencapai 10 sampai 36 kilometer per jam.
"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Riau masih berada pada kategori rendah, yakni 0,5 hingga 1,25 meter, sehingga relatif aman untuk aktivitas pelayaran skala kecil," tambahnya. ***