DUMAI - Prajurit Satu (Pratu) Wahyudi yang gugur dalam tugas saat memadamkan api di Kampung Medan, Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil, Riau, tanggal 18 Agustus 2016, akan diterbangkan ke Kabupaten Magetan, Daerah Istimewa Jogjakarta, setelah dilakukan visum di RSUD Dumai.

Danrem 031/WB Brigjen Nurendi mengatakan, Pratu Wahyudi, Selasa (23/8/2016) sekitar pukul 23. 00 WIB diberangkatkan dari Kota Dumai menuju Kota Pekanbaru. Paginya, Rabu (24/8/2016) jenazah diterbangkan ke Jogjakarta, dilanjutkan dengan perjalanan darat ke Kabupaten Magetan.

"Besok sudah sampai di Magetan," kata jenderal bintang ini.

Wahyudi juga diketahui akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini. Namun, dirinya lebih dulu meninggalkan sang pujaan hati.

"Ya (menikah), informasi yang kita terima. Ia (Pratu Wahyudi) tidak mementingkan kepentingan pribadi. Tugasnya sebagai prajurit TNI AD diutamakan dalam melaksanakan tugas pemadaman kebakaran lahan dan hutan," urai Nurendi.

Wahyudi ditemukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat, Selasa (23/8/2016) sekitar pukul 11.40 WIB. Lantas dibawa ke RSUD Dumai untuk divisum.

"Kondisinya memperihatinkan dengan posisi terlentang, serta celana loreng masih terpakai dan terbakar, sepatu terbakar. Sementara, handphone dan dompet disimpannya pada bagian dalam celana. Kemungkinan kekurangan oksigen," jelasnya. ***