
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Kabupaten Pelalawan mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah cabang olahraga tinju PON XVIII Riau. Melengkapi kepercayaan itu, Ahad (16/9/2012) besok akan digelar rapat musyawarah kerja nasional (Mukernas) tinju se-Indonesia. Hal ini dikatakan Wasekjen II PP Pertina Martinez dos Santoz, Sabtu (15/9/2012).
''Iya minggu besok kita akan adakan Rakernas PP Pertina di Pelalawan,'' terangnya sambil menyebutkan kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Daerah Datuk Laksemana, Pangkalan Kerinci.
Martinez menerangkan bahwa Mukernas PP Pertina di Pelalawan ini merupakan kelanjutan Mukernas 28 Maret lalu di Hotel Kartika Candra Jakarta. ''Jadi agenda Mukernas untuk kedua ini kita akan melakukan penetapan dan penyempurnaan AD ART yang selama ini kita lakukan perbaikan,'' jelasnya.
Pria yang juga pengamat tinju yang sering muncul di layar televisi untuk mengulas pertandingan tinju ini menambahkan, selain penyempurnaan dan perbaikan AD ART juga ada rapat pleno agenda-agenda PP Pertina kedepan, terutama untuk tahun 2013 yang akan dibahas.
Untuk kegiatan itu pula, sambungnya, 33 Pengprov PB Pertina akan hadir sebagai peserta Mukernas. Dalam mukernas ini, satu daerah minimal mengirim dua utusan untuk mengikuti mukernas itu.
''Bahkan sudah hampir semua daerah akan ikut dalam agenda,'' ujar Martinez sambil menyebutkan Mukernas akan berlangsung selama satu hari dan dimulai pukul 08.00 WIB. Namun tidak dipastikannya Ketua Umum PP Pertina A Reza Ali akan akan hadir pada acara tersebut.
Ditanya apakah akan dibahas pula terkait permasalahan yang muncul selama pertandingan cabor PON XVIII yang berlangsung di Pangkalan Kerinci, seperti protes terhadap keputusan wasit dan lainnya, Martinez yang baru bergabung pada pengurusan PP Pertina periode 2012-2016 menyebutkan, masalah yang muncul tetap akan dibahas jika memang muncul pada kesempatan tersebut.
''Kalau memang ada yang ajukan terkait pelaksanaan pertandingan PON misalnya tetap akan dibahas, namun tentu tidak dibahas secara fokus, karena agenda fokus Mukernas ya penetapan AD ART itu,'' tutupnya. (*/rls)