BENGKALIS, GORIAU.COM - Gubernur Riau yang baru dilantik, H Anas Maamun dijadwalkan memanggil pimpinan DPRD Bengkalis, mulai dari ketua dewan, wakil ketua dan ketua-ketua fraksi terkait polemik APBD Bengkalis 2014 yang dibawa ke provinsi menggunakan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) atau tanpa disahkan dewan. Pertemuan dijadwalkan di Pekanbaru, Jumat besok.

"Besok kami akan menghadap ke Gubri sesuai surat undangan yang disampaikan ke kita terkait proses APBD. Yang diundang unsur pimpinan dan ketua-ketua fraksi," ungkap Ketua DPRD Bengjkalis, Jamal Abdillah, Kamis (20/2).

Dipaparkan Jamal, dalam pertemuan dengan Gubenur besok, DPRD akan memaparkan terkait pembahasan RAPBD 2014 yang masih terus berjalan. Jamal yakin Gubernur Riau bersikap arif dan bijaksana karena APBD menyangkut kepentingan daerah serta kepentingan pembangunan.

''Kita yakin ada win-win solution dari Gubri sehingga terwujud kompromi dan komunikasi searah antara eksekutif dan legislatif. Ada beberapa hal yang akan kita sampaikan ke Gubri menyangkut belum tuntasnya APBD dibahas di dewan, dalam artian belum ketok palu. Namun secara umum pembahasan RAPBD 2014 antara komisi-komisi dengan SKPD-SKPD boleh dikatakan tuntas, hanya perlu penyempurnaan akhir di tingkat banggar dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum dilakukan penandatanganan MoU KUA-PPAS," ujar Jamal.(jfk)