PADANG - Politisi muda Faldo Maldini serius untuk maju sebagai calon gubernur Sumbar di Pilkada 2020. Bahkan untuk memenangkan Pilkada tersebut, Faldo akan meniru strategi Sandiaga Uno saat maju di Pilkada Jakarta.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Barat, itu mengaku akan mengunjungi 500 titik di Provinsi Sumbar. Hal itu dilakukan Faldo untuk meningkatkan elektabilitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2020.

Faldo sebelumnya telah mendeklarasikan diri untuk maju pada Pilkada Sumbar 2020. "Saya bakal mengunjungi 500 titik di kabupaten dan kota se-Sumbar dan saat ini baru 200 titik yang saya kunjungi," kata Faldo, saat silaturahmi dengan generasi muda Agam di Lubukbasung, Selasa (26/11/2019).

Dukung Perda Syariah Dalam kunjungan itu, ia memaparkan "Sumangaik Sambilan" untuk perubahan Sumbar. Program itu seperti, Sumangaik Baraja dan Sumangaik Mangaji yang berisi gagasan tentang pendidikan, Sumangaik Raun tentang infrastruktur pendukung, Sumangaik Manggaleh berisi gagasan tentang industri, dan Sumangaik Bakawan tentang jejaring dan hubungan kerja sama.

Lalu, Sumangaik Malayani tentang pelayanan publik berbasis partisipasi masyarakat, Sumangaik Bajaleh tentang transparansi APBD, Sumangaik Badayo berisi gagasan peningkatan kesejahteraan perempuan dan anak dan terakhir Sumangaik Basegeh tentang inovasi berbagai bidang.

"Mudah-mudahan ada perubahan untuk Sumbar nantinya dengan program tersebut," ujar Faldo.

Ia mengakui, kunjungan ke 500 titik itu terinspirasi dari mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Saat itu, banyak warga Jakarta belum mengenal Sandi.

Namun, setelah mengunjungi 500 lokasi di Jakarta, elektabilitas Sandi meningkat. Bahkan, Sandi mampu memenangi Pilkada DKI Jakarta bersama Anies Baswedan.

Dengan kunjungan itu, mantan ketua BEM Universitas Indonesia pertama dari Sumbar itu yakin, elektabilitas cukup tinggi nantinya, sehingga dilirik partai politik lain untuk diusung menjadi gubernur.

"Apabila maju pada Pilkada 2020, saya bakal menunjuk Sandiaga Uno sebagai juru bicara saat Pilkada nanti," ujar dia.

Ia yang baru berusia 29 tahun saat jadwal pendaftaran calon Gubernur Sumbar 2021-2026 ditutup, harus berjuang ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar bisa berpartisipasi.

Ini karena menurut UU Pilkada, syarat umur calon gubernur minimal 30 tahun. "Kita optimis menang di MK sehingga bisa ikut sebagai calon termuda dalam Pilgub Sumbar," kata Faldo. (kpc)