PEKANBARU – Anggota DPR RI daerah pemilihan Riau, Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA merasa bersyukur atas diresmikannya jalan penghubung Pekanbaru-Siak melalui perkebunan PT Surya Inti Raya (SIR) oleh Gubernur Riau, Syamsuar, Rabu (28/12). Jalan ini diserahterimakan dari PT SIR kepada Pemerintah Provinsi Riau pada tahun 2018 lalu, saat Andi Rachman menjabat sebagai Gubernur Riau.

Andi Rachman begitu ia biasa disapa, mengatakan, jalan yang dirintis sejak tahun 2017 itu, saat ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia pun meminta kepada masyarakat untuk sama sama menjaga hasil pembangunan yang dibiayai oleh pemerintah ini.

Jalan sepanjang 3,3 Kilometer tersebut kini sudah diaspal. Masyarakat pun bisa mempersingkat perjalanan ke Kabupaten Siak dan daerah pesisir lainnya seperti Bengkalis dan menuju Meranti.

“Alhamdulillah jalan yang dirintis sejak tahun 2017 yang lalu dan telah dibebaskan tahun 2018 kini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Gubernur sudah meresmikannya dan secara optimal bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini bukan hanya sekedar membangun tapi kita memandang lebih jauh lagi. Ruas jalan ini bisa mengurangi jarak tempuh menuju wilayah pesisir baik menuju Meranti, Bengkalis dan Siak sendiri,” kata Andi Rachman.

Dijelaskannya, perjalan menuju Kota Siak tidak selama dulu lagi. Jika biasanya masyarakat menghabiskan waktu sekitar 2 jam perjalanan menuju Kota Siak via jalan Maredan Pelalawan. Kini hanya butuh waktu kurang dari 1,5 jam via PT SIR.

Apalagi dengan telah terhubungnya jalan Sudirman Pekanbaru menuju Rumbai melalui Jembatan Siak 4. Pemerintah Provinsi Riau saat ini juga bisa kembali menggaungkan dan menggesa pengembangan kawasan metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru - Siakb- Kampar -;Pelalawan).

“Secara infrastruktur, jalan yang melalui PT SIR lebih menjamin kepastian jarak tempuh dibandingkan lewat Maredan. Dan ini secara terukur kita perhitungkan juga dengan telah selesainya jembatan Siak 4. Masyarakat bisa memperhitungkan berapa lama mereka melakukan perjalanan menuju pesisir, dari Pekanbaru dan sebaliknya. Dan ini juga salah satu alasan merealisasikan mengenai Pekansikawan,” jelas Andi.

Ia juga akan mengusahakan membantu ke Kementerian Perhubungan agar ada bus kota yang melayani Pekanbaru menuju Perawang via jalur PT SIR ini.

Untuk diketahui, Gubri Syamsuar telah meresmikan pembangunan ruas jalan Simpang Pramuka menuju batas Kabupaten Siak, yang memiliki panjang 3,3 Kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp22.586.349.182.

Kemudian, untuk ruas jalan Simpang Pramuka menuju batas Kabupaten Siak kedua memiliki panjang penanganan 3,7 Kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp21.495.297.549.

Lalu, pada pembangunan ruas jalan batas Kabupaten Siak menuju Perawang mempunyai nilai kontrak Rp13.857.432.303dengan panjang penanganan senilai 2,5 Kilometer. Kemudian, pembangunan jembatan Sei Pulai pada Ruas batas Kabupaten Siak-Perawang memiliki nilai kontrak senilai Rp6.853.721.688. ***