
RENGAT,GORIAU.COM - Untuk memonitoring dan evaluasi kinerja Rumah Tahanan Negara (Rutan) Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) Provinsi Riau, Frans Richard Sugiyanto, kunjungi Rutan Rengat, Selasa (10/2/2015).
Turut hadir bersama Kakanwil Kemenkum HAM Riau itu, Kepala Dipisi Pemasyarakatan, Lulik Heri Sutrisno, Kepala Dipisi Imigrasi, Risnur Efendi dan beberapa staf Kanwil.
Dalam kunjungannya yang disambut langsung, Kepala Rutan Rengat, Gumilar Budi Rahayu dan Kepala Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rumasan) Rengat, Desrianto, Kakanwil Kemenkum HAM Riau bersama rombongan menggelar brifing bersama pegawai Rutan serta karyawan dan karyawati rutan dan Rubasan.
Dalam brifing tersebut, Kakanwil meminta agar Rutan Rengat mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas personil dalam menjalankan tugas yang diamanahkan negara selaku pelayan dan pengayom warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau yang biasa disebut Nara Pidana (Napi).
Begitu juga dengan kinerja pegawai yang ada harus ditingkatkan, baik itu disiplin diri maupun peningkatan pengamanan, sehingga kejadian yang tidak diinginkan bisa diminimalisir dan bahkan ditiadakan. Namun, yang terpenting adalah sinergisitas antar pegawai tentu harus erat dan berkesinambungan guna tujuan organoisasi bisa tercapai secara optimal, tegasnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Rengat, Gumilar Budi Rahayu menyebutkan, atas nama diri pribadi dan keluarga besar Rutan Rengat mengucapkan terimakasih kepada Kakanwil bersama rombongan yang telah berkenan berkunjung ke Rutan Rengat ini.
Dengan adanya kunjungan ini, dirinya berharap agar kedepan Rutan Rengat mendapat perhatian khusus dari Kanwil. Sebab, saat ini Rutan Rengat masih banyak mengalami kendala dan kekurangan. Diantaranya, dengan kondisi Rutan yang over kapasitas, namun Rutan Rengat masih kekurangan pegawai.
"Kita berharap, jika nantinya ada penerimaan pegawai baru, hendaknya Rutan Rengat menjadi salah satu tempat penempatan pegawai tersebut. Dengan demikian, kekurangan personil yang saat ini terjadi bisa tertutupi, sehingga para pegawai bisa bekerja dengan lebih maksimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing", pungkasnya seraya berharap.(jef)