SELATPANJANG, GORIAU.COM - Permintaan konsumen atas Nuget Lomek produksi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Desa Alai Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, meningkat pada bulan puasa ini. Kalau hari biasa nuget lomek hanya terjual 20-30 bungkus perhari, pada puasa 1436 H ini meningkat menjadi 50 bungkus perhari.
Seperti yang diungkapkan Kepala Desa Alai, Ruslan, Senin (22/6/2015). Kata Ruslan, memang terjadi peningkatan permintaan konsumen atas produk berbahan dasar ikan lomek itu.
"Selama puasa permintaan mencapai 50 bungkus perharinya," ujar Ruslan yang saat itu juga mengatakan kalau permintaan bakso lomek belum ada peningkatan.
Untuk 50 bungkus ini, setidaknya KUBE Dapur Pesisir sudah ada pemasukan sekitar Rp750 ribu. Pasalnya, untuk satu bungkus nuget lomek ukuran 250 gram dibanderol dengan harga Rp15 ribu.
Sementara itu, diakui Ruslan pula, peningkatan nuget lomek ini datangnya dari luar daerah.
Hal senada juga diakui Ali Imron, salah seorang distributor produk lomek, dan sagu di Selatpanjang. Kata Ali pula, saat ini permintaan nuget dan bakso lomek dari luar daerah Meranti meningkat. Namun, Ia baru bisa melayani untuk konsumen dari Pekanbaru dan Batam saja.
"Kalau dari Pulau Jawa ada juga permintaan, namun karena jarak yang cukup jauh kita tidak berani. Takutnya nuget atau bakso itu membusuk sebelum sampai tujuan," tambah Ali pula.
(zal)