DUMAI, GORIAU.COM - Desas-desus sringnya terjadi kecelakaan kerja di PT Pertamina Dumai tidak hanya sekedar isapan jempol belaka, sejak tahun 2012 lalu sudah sering terjadi kecelakaan kerja bahkan hingga merenggut nyawa para tenaga kerja.


Menurut data yang diperoleh goriau Sejak Desember 2012 sudah dikabarkan terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan operasional kilang PT Pertamina RU II Dumai. Dimana, seorang tukang las bernama Jasman tersengat listrik hingga tewas saat bekerja, Senin (24/12/12).


Kembali pada Oktober 2013 tepatnya, Jumat (20/9/2013) lalu. Seorang pekerja kontrak PT Pertamina RU II kembali dikabarkan tewas dalam kecelakaan kerja di lingkungan kilang minyak Putri Tujuh.


Informasi dihimpun menyebutkan korban bernama Benget Beda Simanulang (45) bekerja sebagai ahli pengelasan pipa (Welder) di dapur pengolahan minyak kilang Pertamina RU II.


Benget dilaporkan pada saat itu sedang bekerja las pipa di atas ketinggian 4 meter dengan badan terikat tali penyelamat.


Namun secara tiba-tiba, pipa menyemburkan air panas bersuhu 140 derajat celsius dan mengenai sekujur tubuh korban yang sedang bekerja dan tidak bisa melepaskan diri karena sedang terikat tali.


Kali ini, kembali kecelakaan kerja PT Pertamina RU II Dumai memakan korban, sedikitnya tiga orang pekerja harus mengalami luka bakar sehingga harus mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit.(egy)