TEMBILAHAN- Akhir dari Rakor (Rapat koordinasi) Magrib Mengaji, tim perumusan menyusun beberapa point-point penting yang selanjutnya harus ditindaklanjuti oleh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Inhil (Indragiri Hilir).

Hal penting yang terbagi menjadi lima point itu adalah, pertama untuk Disdik (Dinas Pendidikan) dan Kemenag (Kementerian Agama) agar menginstruksikan kepada sekolah di ruang lingkup masing-masing untuk menjadikan program magrib mengaji menjadi Muatan Lokal atau program ekstakurikuler.

Sehingga akan menjadi nilai tambah bagi siswa yang menekuninya. Dan kepada guru-guru terutama guru Agama agar menegaskan kepada siswa untuk mengaji di Masjid pada waktu Magrib dan Isya, dengan memberikan nilai tambah bagi yang mengikutinya dan sanksi bagi yang tidak melaksanakannya.

Kedua, agar dibentuk tim evaluasi Magrib Mengaji mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, dengan melibatkan unsur terkait, seperti Kemenag, Disdik, dan BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa).

Tim ini lah yang diharapkan melakukan pembinaan dan pengawasan, baik kepada peserta didik maupun kepada para guru dan pelaksanan atau pengurus Masjid.

Ketiga, untuk memotivasi anak yang belajar mengaji, perlu dilaksanan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an) secara rutin mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten.

Keempat, guru Magrib Mengaji di desa dan kelurahan agar di berikan SK-kan oleh pejabat yang berwenang agar bisa di inventarisir dan dibina serta dipantau kinerjanya.

Kelima, kepada Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) agar kembali aktif melakukan pengawasan dan penertiban ketika masuk waktu Salat Magrib dan Isya. Sebagaimana yang pernah dilakukan di awal pencanangan program Magrib Mengaji.

''Alhamdulillah, Rakor Magrib Mengaji yang dibuka langsung oleh Pak Bupati, Selasa (15/12/2015) silam berjalan lancar. Seluruh peserta yang hadir terkesima melihat kesungguhan dan keseriusan Pak Bupati, sehingga semua peserta menjadi bersemangat dan serius mengikuti rapat untuk mendukung program Magrib Mengaji, hingga akhirnya menghasilkan lima rekomendasi tersebut,'' ujar HM Arifin selaku penanggung jawab kegiatan.

Sementara itu Bupati Inhil, HM Wardan meminta kepada semua pihak agar menindaklanjuti hasil keputusan tim perumusan Rakor Magrib Mengaji tersebut.

''Alhamdulillah, semoga saja, dengan kerjasama semua pihak, kita bisa menjadikan program Magrib Mengaji di Inhil ini menjadi program di Provinsi Riau,'' tukas HM Wardan.***