
PEKANBARU - Aktivitas masyarakat tidak pernah lepas dengan jalan raya. Seiring majunya suatu daerah, juga membuat volume kendaraan akan terus meningkat sesuai dengan kebutuhan, baik itu roda dua maupun roda empat.
GoRiau.com berhasil merangkum 12 Kabupaten/kota di Riau yang punya catatan angka kematian akibat kecelakaan di jalan raya. Selama tahun 2015, total sebanyak 1.473 kasus Laka terjadi diseluruh Riau dan sudah merenggut nyawa 676 orang.
Data yang diperoleh dari Direktorat Lalu Lintas Polda Riau , berikut 'jalan raya pembawa maut', mulai dari daerah yang tertinggi kasusnya, hingga daerah yang terendah kasus kecelakaan selama tahun 2015 ini.
1. Siak. 94 orang tewas dari total 196 angka kasus kecelakaan di jalan raya selama Januari hingga Desember 2015 di Kabupaten Siak. Ini membuat Kabupaten Siak menempati urutan teratas korban meninggal dunia dalam kasus kecelakaan dengan total kerugian Rp714.250.000.
2. Rokan Hilir. Jalan pembawa maut urutan kedua ditempati Rokan Hilir. Selama 2015, ada 86 orang tewas di jalan raya dari total 142 kasus kecelakaan, dengan total kerugian materi sekitar Rp520.950.000.
3. Kampar. Dalam kurun waktu yang sama, tercatat ada 168 angka kasus kecelakaan terjadi di sini. Dari total itu, sekitar 83 orang meregang nyawa di jalan raya, dengan total kerugian materi ditaksir sebesar Rp1.117.750.000.
4. Pekanbaru. Walau jumlah jalan raya-nya cukup mendominasi dibanding daerah lain, angka kematian akibat kecelakaan jalan raya di Pekanbaru ternyata tidak begitu menonjol. Dalam setahun ada 80 orang tewas dari total 223 kasus kecelakaan dengan total kerugian Rp621.950.000.
5. Pelalawan. Disini ada 73 orang tewas dalam 178 laporan kasus kecelakaan jalan raya selama tahun 2015. Dalam berbagai kejadian tersebut, kepolisian mencatat angka kerugian materi sebesar Rp1.282.250.000.
6. Rokan Hulu. Selama tahun 2015, total angka kasus kematian di jalan raya mencapai 64 orang dari total 137 kejadian di Kabupaten Rokan Hulu. Kerugian materi yang dicatat kepolisian sekitar Rp445.700.000.
7. Dumai. Dari total 79 kasus kecelakaan di jalan raya di Dumai, 51 orang tercatat meninggal dunia selama tahun 2015, dengan total kerugian materi sekitar Rp225.400.000.
8. Indragiri Hulu. Sekitar 50 orang meninggal dunia selama tahun 2015 di Indragiri Hulu, dari total keseluruhan sebanyak 129 kasus kecelakaan di jalan raya. Dari angka itu, kerugian materi ditaksir Rp555.600.000.
9. Bengkalis. Selama tahun 2015, Polres Bengkalis mencatat ada 104 kasus kecelakaan di jalan raya terjadi, dan sudah merenggut nyawa 45 orang dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp221.150.000.
10. Kuansing. Ada 24 orang meninggal dunia di Kuansing selama kurun waktu tahun 2015, dari total 67 kasus kecelakaan jalan raya. Polisi mencatat total kerugian sebesar Rp181.500.000.
11. Indragiri Hilir. 24 orang meninggal dunia dari total 49 kasus kecelakaan jalan raya yang terjadi di Indragiri Hilir selama tahun 2015. Total kerugian ditaksir sebesar Rp180.850.000.
12. Kepulauan Meranti. Posisi paling buncit ditempati Kabupaten Kepulauan Meranti. Sesuai jumlah jalan raya dan jumlah kendaraannya, Meranti hanya terdapat 11 kasus kecelakaan dengan dua orang korban jiwa. Kerugian materi ditaksir senilai Rp8.800.000.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Guritno Wibowo mengutarakan, penyebab kecelakaan ini beragam, mulai dari kelalaian si pengendara hingga kecelakaan yang disebabkan faktor jalan, seperti jalan rusak, terhalangnya pandangan mengendara, minimnya marka dan sebagainya.
"Antisipasi kita dengan memasang papan himbauan, spanduk dan lainnya, serta membuat rekayasa lalu lintas apabila ada jalan rusak, longsor, banjir dan macet. Kita juga maksimalkan sosialisasi dan kegiatan operasi razia di lapangan," tutupnya. ***