PEKANBARU - Dibandingkan tahun lalu, kegiatan-kegiatan seremonial yang biasanya diselenggarakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di hotel-hotel cukup berkurang. Sebab, program yang berbentuk seminar-seminar dan sosialisasi dialihkan untuk kegiatan lain.

"Sekarang penganggarannya kan menuju kepada yang lebih tepat ya. Ada yang lebih prioritas harus dilaksanakan, itu yang didahulukan," kata Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman kepada GoRiau.com di Hotel Pangeran Pekanbaru, Jumat (13/10/2017).

Orang nomor satu di Riau itu juga menegaskan, bahwa pemilihan program-program prioritas disejalankan dengan langkah Pemprov Riau dalam merasionalisasi anggaran.

"Seminar dan kegiatan lain nggak prioritas, kita tunda dulu," tuturnya.

Sementara itu, realisasi fisik Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau 2017 hingga September ini baru mencapai 63,72 persen.

Sedangkan, realisasi keuangan baru menyentuh 40,36 persen dengan angka Rp4.443.708.731.052 atau Rp4,44 triliun dengan Pagu sebesar Rp11.008.300.041.279 atau Rp11 triliun. ***