BENGKALIS, GORIAU.COM - Kabupaten Bengkalis menempati peringkat pertama se-Riau pada seleksi Olimpiade Sains Kuark 2013. Dari empat kabupaten/kota di Riau yang ikut serta, Bengkalis meloloskan sebanyak 290 siswa pada babak semifinal OSK yang akan digelar 27 April mendatang.

Jumlah tersebut melampaui peserta OSK dari Pekanbaru sebanyak 255 orang. Secara rinci untuk level 1 (Kelas 1 dan 2) Bengkalis meloloskan sebanyak 89 orang, untuk level 2 (kelas 3 dan 4) jumlah siswa yang lolos sebanyak 105 orang, dan terakhir level 3 (kelas 5 dan 6) Bengkalis meloloskan sebanyak 96 orang.

Bila dibandingkan dengan tahun 2012, jumlah siswa yang lolos semifinal OSK juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada OSK 2012, jumlah peserta yang lolos semifinal sebanyak 147 pelajar. Mereka berasal dari banyak SD di pelosok Bengkalis, diantaranya 53 anak dari SD-SD di Pulau Rupat seperti Hutan Samak, Titi Akar, Pangkalan Nyirih, Pancur, Kadur, Sungai Cingam, serta 94 anak dari SD-SD di Pulau Bengkalis seperti Ketam Putih, Bantan Air, Bantan Tengah, Selat Baru, hingga ujung Pulau Bengkalis, Sekodi.

Begitu juga untuk OSK tahun 2013, jumlah pelajar dari Pulau Rupat yang lolos pada babak semifinal juga masih cukup mendominasi. Hal itu membuktikan bahwa para pelajar di Rupat memiliki kemampuan yang tidak kalah jauh bila dibandingkan dengan para pelajar yang dekat dengan ibukota Kabupaten Bengkalis. Khususnya untuk level 2, jumlah terbesar pelajar yang lolos untuk Kabupaten Bengkalis berasal dari salah satu SD di Rupat yaitu SDN 28 Pangkalan Nyirih yang meloloskan 13 pelajar. Sedangkan untuk level 1 diraih SDN 05 Bengkalis yang meloloskan juga sebanyak 13 pelajar.

Asisten II Setdakab Bengkalis, H Ariyanto mengaku cukup bangga karena anak didik Bengkalis dari berbagai daerah mampu tembus pada babak semifinal OSK. “Apalagi dari jumlah tersebut tidak sedikit yang berasal dari Rupat sana, yang notabene sarana dan prasarananya masih cukup tertinggal. Mereka membuktikan di tengah keterbatasan ternyata mampu mempersembahkan yang terbaik,” ujarnya.

Ariyanto berharap melalui OSK akan lahir anak-anak Indonesia, khususnya dari kabupaten Bengkalis yang handal di bidang sains hingga dapat berkompetisi di tingkat internasional. Melalui dunia sains, akan lahir generasi yang kreatif, dinamis senantiasa berfikir positif dengan membawa gagasan cemerlang untuk kemajuan bangsa dan negara.

“Ini sejalan dengan progam Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang akan menjadikan Bengkalis kota pendidikan,” tutupnya. (jfk/rls)