PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Paman (48) warga Dusun Tanjung Betung, Desa Serombo Indah, Kecamatan Rambah Hlir, kabupaten Rokan Hulu, Riau ternyata sudah belasan tahun mengidap penyakit jerawat gajah atau tumor. Saat ini, jerawat itu semakin besar dan harus dioperasi. Sayangnya, petani penggarap ini tidak memiliki dana untuk operasi.

''Sudah 15 tahun lalu, awalnya masih kecil tapi lama-lama membangkak dan besar sepertii saat ini. Saya sudah berusaha mengobati tapi tak ada dana,'' kata ujar pria berusia 35 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai buruh garap di kebun orang ini, Selasa (7/1/2014).

''Saya khawatir jika sewaktu-waktu pecah dan membahayakan diri saya,'' ujarnya sambil memperlihatkan jerawat gajah yang tumbuh di punggung dekat bahu sebelah sisi kirinya. Saat dipegang gumpalan itu lunak seperti daging dan besar serta bentuknya hampir menyerupai bola kaki, membulat, sehingga saat jalan, Paman harus membungkuk.

Ketika ditanya, apakah pemkab sudah mengusulkan ke Pemkab Rohul untuk pengobatannya? Paman mengaku sudah melalui program Jamkesda dan Jamkesmas, tapi jika dioperasi ia khawatir tidak ada menjaga dan memberikan nafkah istri dan anaknya.

''Kata dokter harus dirawat paling cepat dua pekan, jadi nanti siapa yang akan memberikan anak-anak saya,” kata Paman yang memiliki delapan anak ini.

Ketika kejadian menimpa Paman dikonfirmasikan dengan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rohul H T Rafli Armein, S.Sos, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul dan Kabag Kersa Setdakab Rohul.

''Sebab dalam DPA kita tidak ditampung terkait memberikan makan pada warga hingga 14 hari, tapi nanti saya chek dulu apa ada dalam program kita, sebab selama ini kita hanya bisa memberi bantuan itu untuk bencana itupun hanya 5 gg beras ini kalau sudah sampai dua minggi apalagi ada delapan anaknya belum ada kejadian seperti ini,'' tutup Kadisosnakertrans Rohul. (srt)