SELATPANJANG, GORIAU.COM - Selama enam hari Imlek, kondisi sejumlah jalan di Kota Selatpanjang selalu dipenuhi sampah. Hal ini dikarenakan, selama enam hari itu pula warga Tionghoa menggelar pawai beca sambil siram-siraman menggunakan senapan air, snow spray, maupun air mineral kemasan gelas.

Tidak hanya sampah plastik bekas air mineral, tetapi juga sampah yang dihasilkan dari sisa petasan dan kembang api yang dimainkan selama perayaan Imlek dan pawai beca.

Pantauan GoRiau.com, setidaknya ada beberapa ruas jalan yang selalau dipenuhi sampah, yakni Jalan Imam Bonjol, Jalan kartini, Dipponegoro, Jalan Tebingtinggi dan Jalan Ahmad Yani yang menjadi sentrak perayaan Imlek. Bahkan sampah-sampah itu mulai berserakan dari sore hari ketika digelarnya pawai beca oleh warga Tionghoa.

Sekretaris Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Kepulauan Meranti, H Darwis yang ditemui di ruang kerjanya kemarin mengatakan bahwa untuk mengantisipasi hal itu pihaknya terpaksa harus mengatur ulang sip para pekerja yang bertugas membersihkan jalan di lokasi acara. Bahkan pihaknya terpaksa menambah armada demi membersihkan sampah-sampah yang berserakan di jalanan.

"Jadi, selama perayaan Imlek kita atur ulang sip para pekerja pembersih jalan. Kalau selama ini mereka hanya bertugas pagi dan sore, kita ubah menjadi malam," ucap H Darwis.

Ia juga mengharapkan adanya perhatian dari panitia Imlek terhadap petugas kebersihan yang berada di lokasi acara. Sebab, selain membersihkan begitu banyak sampah, mereka juga haru bekerja ekstra dalam mengatasi persoalan sampah tersebut hingga malam hari.

"Memang agak sulit membersihkannya. Petugas juga harus berhati-hati karena padatnya lalulintas. Makanya, sampai malam sampa itu sulit diatasi karena padatnya kendaraan yang melintas," ucapnya.

Pernyataan H Darwis bukan tanpa alasan. Selama perayaan Imlek, kondisi kota Selatpanjang berubah total. Jalan-jalan yang biasanya sepi, kini sangat padat dan kerap terjadi kemacetan. Kemeriahan begitu terasa, karena ramainya pengunjung yang datang ke kota sagu ini.(zal)