PEKANBARU – Putra kandung veteran kemerdekaan Indonesia, Fadila Saputra menyatakan diri maju dalam bursa pemilihan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Riau. Pemilihan ini dijadwalkan berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) PPM Riau, Minggu (17/5/2026).

Calon Ketua PPM Riau, Fadila Saputra menyampaikan keputusannya maju didasari oleh aspirasi kader di berbagai daerah. Para anggota merasa resah melihat laju organisasi yang terkesan mandek dan kehilangan arah kemajuan dalam beberapa tahun terakhir.

"Setelah berdiskusi dengan kader-kader PPM di sejumlah daerah, saya memantapkan diri untuk menghibahkan diri memimpin organisasi yang menjadi wadah berhimpun putra-putri dan cucu para pejuang tanah air," ujarnya, Sabtu (16/5/2026) di Pekanbaru.

Pengusaha media di Riau ini menjelaskan sebagian pengurus daerah juga menyoroti struktur pimpinan yang diisi oleh individu di luar ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Posisi strategis tersebut disinyalir ditempati oleh pihak yang tidak memiliki garis keturunan pejuang.

"Mereka meminta saya yang notabene benar-benar putra kandung veteran pejuang kemerdekaan," tambahnya.

Fadila tercatat sebagai putra dari mantan Ketua Veteran Indragiri Hilir, Julius Hatta. Sang ayah merupakan tokoh asal Kuantan Singingi yang mengangkat senjata di wilayah Indragiri Hilir. Dari garis ibu, Fadila juga memiliki darah keturunan panglima perang Kerajaan Siak Sri Indrapura Suku Bentan.

"Saya terpanggil untuk membesarkan organisasi ini sehingga dapat menjadi wadah positif bagi putera-puteri dan cucu pejuang untuk melanjutkan pengabdian para pahlawan tanah air," ungkapnya.

Keikutsertaan Fadila membawa sejumlah misi utama, termasuk mewariskan semangat nilai 1945 kepada generasi muda. Ia bertekad menjadikan PPM sebagai mitra strategis pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjaga ketahanan nasional, persatuan sosial, serta pelestarian kearifan lokal Melayu Riau.

"Untuk itu, saya akan membangun organisasi yang modern, solid, dan berintegritas dengan mengedepankan profesionalisme, loyalitas, disiplin, dan semangat pengabdian," jelasnya.

Ia merasa optimis memenangkan pemilihan karena telah menerima surat rekomendasi dukungan dari sejumlah pimpinan cabang PPM di Riau. Ia turut mengingatkan panitia pelaksana agar menjalankan tahapan pemilihan dengan berpegang teguh pada aturan organisasi demi menjaga marwah kepengurusan baru.

Sesuai petunjuk pelaksanaan Pengurus Pusat PPM, kandidat ketua wajib menyerahkan Surat Keputusan (SKEP) Veteran RI milik orang tua atau kakek yang telah dilegalisir otoritas berwenang. Berkas pencalonan juga harus dilengkapi rekomendasi Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (DPD LVRI) setempat, bukti keaktifan sebagai pengurus minimal satu periode, serta surat dukungan dari tiga pimpinan cabang. ***