SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Usai direnovasi akhir bulan Desember 2014 lalu oleh CV Adelia, asrama mahasiswa yang dibangun Pemkab Siak di Jogjakarta kembali mengalami kerusakan. Saat musim hujan, asrama yang dihuni sekitar 30 orang itu selalu kebanjiran, sehingga menganggu aktivitas mahasiswa yang tinggal di asrama tersebut.

"Titik atau item yang direnovasi tahun lalu tidak terlalu fungsional, mulai dari atap, pemasangan keramik, tembok dan dak yang ditambah plafon diganti. Padahal item masih layak digunakan. Sedangkan item yang masa umurnya singkat seperti daun pintu, kusen dan fiting lampu tidak diganti, begitu juga atap yang sudah tak layak pakai. Harusnya Pemkab Siak mengawasi rencana rehabilitasi asrama ini, sehingga anggaran sebesar itu tepat sasaran. Sekarang setelah direnovasi, kalau di Jogja hujan lebat selamo 15 menit, asrama banjir digenangi air yang meluap dari toilet, karena toilet mampet dan kebocoran pada atap," kata Pesiwelson, mantan mahasiswa Jogja yang berasal dari Sungai Apit kepada GoRiau.com, Rabu (25/3/15).

Menanggapi persoalan itu, Kabag Umum Setdakab Siak Roni Rahmad menjelaskan, renovasi yang dikerjakan tahun lalu sesuai keinginan mahasiswa yang tinggal di asrama. Terkait adanya keluhan mahasiswa terhadap sejumlah item yang rusak, sehingga menimbulkan banjir saat hujan, kata Roni, hal itu merupakan persoalan baru yang akan secepatnya diperbaiki.

"Kita merehab asrama sesuai permintaan dari mahasiswa itu sendiri, kalau sefti tank dan toilet tersumbat, itu tidak ada hubungannya dengan rehab tahun lalu. Kalau memang ada kerusakan, nanti kita cek ke lokasi untuk secepatnya diperbaiki," ujar Roni.(nal)