
TELUKKUANTAN - Dinas Tanaman Pangan (Distangan) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mencatat lahan yang fuso akibat banjir mencapai 1.378 hektare dari lima kecamatan. Sementara, masih ada kecamatan yang belum melaporkan lahan fuso karena masih terendam.
"Luasnya mencapai 1.378 hektare dari lima kecamatan. Sementara, lima kecamatan lainnya belum masuk karena masih terendam banjir," ujar Kepala Distangan Kuansing, Maisir kepada GoRiau.com, Selasa (16/2/2016) pagi di ruang kerjanya.
Maisir menaksir, luas padi yang fuso akibat banjir baru-baru ini lebih luas bila dibanding banjir pada Januari lalu. Dimana, keseluruhannya hanya mencapai 1.014 hektare.
"Sekarang saja dari lima kecamatan luasnya sudah melampaui luas fuso pada banjir lalu," ujar Maisir.
Berdasarkan laporan dari UPTD, di Gunung Toar lahan fuso mencapai 52 hektare, Kuantan Mudik 184 hektare, Kuantan Hilir Seberang 497 hektare, Benai 354 hektare dan Pangean 291 hektare.
"Besok seluruh data harus sudah masuk, supaya kita kirim ke provinsi agar turun bantuan," ujar Maisir.***