PEKANBARU - Anggota Komisi II DPRD Riau, Manahara Napitupulu mengingatkan Dinas Peternakan untuk serius dalam melakukan lelang hibah ternak, supaya tidak terjadi gagal lelang pada tahun-tahun sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov Riau pernah mengalami gagal lelang selama tiga tahun berturut-turut, dan Manahara tidak menginginkan hal tersebut kembali terjadi di tahun 2021 ini.

"Iya, kita sudah rapat membahas itu, saat ini dinas sudah melakukan verifikasi, dan sedang dilelang, diprediksi bulan Juni sampai September sudah didistribusikan," kata Politisi Demokrat ini kepada GoRiau.com, Jumat (19/2/2021).

Adapun, jenis sapi yang akan diberikan kepada kelompok tani yang sudah diverifikasi ini adalah jenis Sapi Madura. Menurut Manahara, jenis sapi ini mirip dengan Sapi Bali, namun memiliki imunitas yang lebih kuat terhadap hama dibandingkan Sapi Bali.

"Sapinya diambil dari dari Jawa timur, nanti akan dibagikan kepada sekitar 270an kelompok. Rata-rata satu kelompok dapat 7 ekor, 5 betina dan 2 jantan. Ini kan untuk bibit, kira-kira umur remaja lah," tambanya.

Terkait gagal lelang yang pernah terjadi, DPRD Riau menyarankan supaya lelang ini dibagi menjadi tiga, sehingga jika terjadi gagal lelang, minimal masih ada lelang yang berhasil.

"Kalau ini gagal lelang, masyarakat dirugikan karena mereka sudah berharap karena telah di survey, dan pemerintah rugi karena kehilangan kepercayaan," tambahnya.

Adapun kegagalan lelang selama ini dikarenakan ketidakmampuan kontaktor dalam memenuhi kebutuhan, sehingga banyak yang gagal kontrak.

"Kalau gagal lelang, masyarakat pasti rugi, karena mereka kan sudah diverifikasi. Pemerintah juga akan rugi karena kehilangan kepercayaan. Tapi yang pening jangan sampai melanggar rambu-rambu regulasi pengadaan barang dan jasa," tutupnya. ***