DUMAI - Adanya isu Rush Money (penarikan uang) secara besar-besar besaran, pasca aksi 4 November 2016 ditepis Marjeni Manajer Bank Mandiri Area Dumai. Situasi keuangan di Kota Dumai, Riau, masih stabil dan tidak ada permasalahan seperti isu yang beredar saat ini.

Untuk memantau situasi keuangan di Dumai, telah dibentuk Badan Musyawarah Perbankan dikatakan Marjeni kepada GoRiau.com, Senin (21/11/2016). Badan musyawarah perbankan ada untuk menemukan permasalahan perbankan melalui koordinasi dan komunikasi.

"Untuk mengambil uang dalam jumlah miliaran rupiah dibutuhkan waktu. Nasabah harus memberitahukan terlebih dahulu ke bank, sebelum melakukan penarikan dalam nominal yang besar," ujarnya.

Dirinya tidak menanggapi serius terkait isu rush money, masyarakat pun harus tenang dan saling bekerjasama. Prosedur pengambilan uang tunai dengan jumlah dalam jumlah besar harus sesuai prosedur.

Baca Juga: Isu Rush Money adalah Teror terhadap Ekonomi Nasional

"Persediaan uang tunai di bank manapun terbatas. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran yang bakal terjadi di Dumai. Kita pun selalu melakukan koordinasi dengan badan musyawarah perbankan," bebernya.

Baca Juga: DPR RI: Penyebar Isu Penarikan Uang Tunai 25 November Tak Punya Otak

Isu rush money muncul pasca aksi 4 November 2016 disebarkan melalui media sosial mengajak masyarakat menarik uang agar mengganggu likuiditas perbankan dan membuat ekonomi tergoncang.*** #DUMAI