KAMPAR KIRI HILIR, GORIAU.COM - Curah hujan yang tinggi di Kabupaten Kampar dalam waktu sepekan ini menyebabkan banjir hampir di semua kampung, tak terkecuali Desa Bangun Sari, Kampar Kiri Hilir. Bahkan aktifitas masyarakat terhenti sama sekali karena air menggenai kebun dan ruas jalan tertutup. Saat ini warga hanya menggunakan rakit.
Arliyus salah seorang warga Desa Bangun Sari, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar mengatakan, banjir yang terjadi di desanya sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu. ''Benar desa kami sudah mengalami banjir sejak tiga hari lalu hingga sekarang,'' ungkapnya saat dikonfirmasi lewat telepon seluler, Senin (12/11/2012).
Menurutnya, jalan utama yang kerap disebut jalan Pemda menuju Desa Bangun Sari dari Sungai Pagar digenangi air dan tak bisa dilalui. ''Saat ini air masih menggenangi halaman rumah warga, kebun karet dan badan jalan. Aktifitas keseharian warga dan perekonomian di desa kami terhenti sama sekali,'' katanya.
Akses jalan utama saat ini merupakan jalan menuju desa Bangun Sari dari Sungai Pagar, satu-satu transportasi yang bisa digunakan adalah rakit dimana kendaraan roda dua bisa dinaikkan. ''Warga jumlah Kepala Keluarga (KK) di desa Bangun Sari ada sekitar 355 KK,'' ucapnya.
Dikatakannya lagi, malam tadi hujan turun deras hingga pagi hari, sehingga dikhawatirkan air akan naik lagi. ''Kebun karena warga hampir menyeluruh tenggelam setinggi lutut, jadi aktifitas warga terganggu, dan akses perekonomian tentu terkena dampak juga,'' tambahnya.(rif)