DURI - Masa libur sekolah selama Ramadan ini harusnya diisi dengan kegiatan bermanfaat oleh anak didik di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Ini yang terlihat justru sebaliknya, kebanyakan dari peserta didik SMP dan SMA sederajat justru mengisi libur Ramadan dengan kegiatan Balap Liar (Bali).

Suara bising knalpot kendaraan pelaku Bali ini pun dikeluhkan masyarakat. Karena aksi Bali yang dilakukan saat umat muslim sedang melaksanakan ibadah taraweh, jam istirahat menjelang tidur dan subuh menjelang sahur hingga salat Subuh.

Menurut informasi yang disampaikan masyarakat kepada GoRiau.com, lokasi trayek pelaku Bali ini mayoritas di sekitar Jalan Hangtuah dari Arafah menuju Simpang Geroga, Jalan Rangau menuju Gate 3 dan Jalan Rangau menuju Desa Petani.

Pelaku Bali ini seolah tak pernah takut dengan pihak kepolisian yang sudah berkali-kali melakukan tilang kepada mereka. Baik dari Polsek Mandau maupun dari Sat Lantas Polres Bengkalis. Aksi Bali ini semakin merajalela saat awal Ramadan.

"Setiap Ramadan begini. Padahal kurang apa aparat bertindak, masih saja nekat bali. Sudah banyak yang mati akibat bali, masih juga mau ikutan bali. Entah apa yang di dapat dari bali itu, membuat rusuh saja, orang pun terganggu jadinya," ujar Sapri kepada GoRiau.com, Senin (29/5/2017).

Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Rachmad C Yusuf saat dikonfirmasi GoRiau.com menyebutkan, laporan masyarakat tersebut sudah diterima olehnya dan segera ditindaklanjuti guna menciptakan kenyamanan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa.

"Kami akan lebih giatkan lagi patroli dilapangan, memantau titik-titik lokasi Bali dan memberikan tilang kepada pelaku bali ini. Tidak ada toleransi untuk Bali. Kita berkomitmen menzerokan Bali ini di wilayah Polres Bengkalis, khususnya di Mandau," sebut AKP Rachmad C Yusuf.***