
MOSKOW – Badai salju dahsyat yang melanda Amerika Serikat mengakibatkan setidaknya empat orang tewas dan melumpuhkan sebagian besar wilayah. Sekitar 265.000 penduduk di Negara Bagian Missouri, Illinois, Indiana, Kentucky, West Virginia, dan Virginia dilaporkan masih mengalami pemadaman listrik, menurut laporan NBC News dan data layanan pemantauan PowerOutage.us.
Kondisi cuaca ekstrem ini juga menyebabkan kekacauan di sektor transportasi. Data dari portal pelacakan penerbangan FlightAware, seperti dikutip RIA Novosti pada Selasa (7/1), menunjukkan lebih dari 23.000 penerbangan di AS telah dibatalkan atau ditunda akibat badai tersebut.
Layanan Cuaca Nasional (NWS), pada Senin (6/1), memperingatkan bahwa badai masih bergerak melalui wilayah Mid-Atlantic, menimbulkan gangguan besar terutama di jalur perjalanan. Curah hujan terberat diprediksi akan terjadi di wilayah West Virginia, Maryland, Virginia, Washington, dan Delaware.
Badai salju ini disebut-sebut sebagai salah satu badai terkuat dalam satu dasawarsa terakhir, dengan dampak yang dirasakan di berbagai sektor. Layanan publik, transportasi udara, dan jalur darat dilaporkan lumpuh di banyak daerah yang terdampak.
Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari perjalanan yang tidak mendesak, terutama di wilayah dengan curah hujan salju tinggi. (ant)