SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi memasang perangkat internet satelit di Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Dayun, kawasan Taman Nasional Zamrud, Kamis (27/8/2026). Langkah ini dieksekusi untuk memecahkan masalah ketiadaan jaringan atau blank spot yang selama ini menjadi kendala utama petugas di lapangan.

Kondisi geografis Taman Nasional Zamrud yang terisolasi dari jangkauan seluler memang menjadi tantangan tersendiri. Keterbatasan akses komunikasi kerap membuat pelaporan situasi titik api, permohonan bantuan, dan koordinasi antarinstansi tidak bisa dilakukan secara real-time.

Melalui pemasangan fasilitas satelit oleh tim teknis Diskominfo Siak, konektivitas internet kini tersedia lebih andal. Ketersediaan akses komunikasi yang memadai ini diharapkan mempercepat penyampaian informasi perkembangan penanganan karhutla langsung dari titik lokasi.

Kunci Respons Cepat Darurat

Kepala Diskominfo Kabupaten Siak, Rozi Chandra, menegaskan bahwa jaringan komunikasi adalah urat nadi dalam operasi kedaruratan. Kelancaran arus informasi sangat menentukan keselamatan petugas dan efektivitas pemadaman.

"Posko Karhutla ini berada di kawasan yang akses internetnya masih terbatas atau blank spot. Sementara dalam penanganan Karhutla, komunikasi dan pertukaran informasi menjadi kebutuhan yang sangat penting," jelasnya.

Fasilitas dari Pemkab Siak ini didesain agar tim yang berada di garis depan tidak terputus dari komando pusat. Rozi menguraikan, fokus utama instansinya tidak sekadar menyediakan sinyal, tetapi juga menjamin keandalan sarana komunikasi darurat yang terintegrasi untuk pemantauan data.

"Informasi mengenai kondisi di lapangan harus dapat diterima dan diteruskan dengan cepat kepada pihak-pihak terkait. Dengan konektivitas yang baik, koordinasi, pemantauan, dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terpadu," urainya.

Kehadiran infrastruktur teknologi informasi ini memastikan respons cepat terhadap setiap pergerakan api atau perubahan situasi di Taman Nasional Zamrud dapat segera ditindaklanjuti tanpa harus menunggu petugas keluar dari kawasan hutan. ***