
PEKANBARU, GORIAU.COM - Tidak ada lagi tempat di Kota Pekanbaru yang aman untuk bernafas bagi manusia. Sebab, kabut asap pekat sudah merambah ke semua tempat, termasuk ke dalam rumah dan masjid.
Pantauan Goriau.com di Masjid Almukminin, di Jalan Kutilang Sakti, Kelurahan Simpangbaru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Jumat (14/3/2014) siang, sebagian jamaah tetap menggunakan masker selama menunaikan ibadah salat Jumat, karena pekatnya asap dalam masjid tersebut.Sebagian jamaah terlihat batuk-batuk karena menghirup asap dan sebagian lagi mengusap-usap matanya karena kepedihan kena asap.Sejumlah jamaah mengaku memilih tetap menggunakan masker saat salat Jumat karena tidak tahan menghirup asap yang pekat. "Karena di luar dan dalam masjid ini sama saja, sama-sama tebal asapnya, makanya saya tetap pakai masker saat salat," kata salah seorang jamaah, usai salat.Padahal, kata jamaah itu, dia menyadari, memakai masker juga tidak baik bagi kesehatan. "Dengan memakai masker, kita kan menghirup CO2 juga yang keluar dari mulut, yang bahkan mungkin saja mengandung bakteri dan virus," sambungnya.Jamaah lainnya mengaku, hanya memakai masker dalam masjid ketika khatib membaca kutbah. Ketika salat dia membuka maskernya. "Rasanya kurang afdal, kalau salat menutup mulut. Makanya, setelah khatib selesai baca kutbah, maskernya saya buka, hingga salat Jumat selesai," terangnya.hsn