RIYADH – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menetapkan Hari Arafah jatuh pada Jumat, 8 Juli 2022 dan Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022.

Dikutip dari Sindonews.com yang melansir dari Al Arabiya penetapan tanggal Hari Arafah dan Idul Adha tersebut diputuskan setelah observatorium Tamir melihat penampakan bulan sabit. Demikian laporan kantor berita resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), mengutip Mahkamah Agung Kerajaan.

''Haji akan dimulai pada 6 Juli hingga 10 Juli, dengan Hari Arafah jatuh pada 8 Juli,'' menurut pernyataan Mahkamah Agung Arab Saudi seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (30/6/2022).

Umat Islam memperingati Idul Adha dengan menyembelih domba, kambing dan sapi. Daging hewan kurban tersebut kemudian dibagi-bagikan kepada masyakarat di sekitar lokasi tempat penyembelihan hewan kurban dilakukan.

Ritual tahunan ini bermula dari kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya Ismail sebagai ujian keimanannya.

Mahkamah Agung Arab Saudi awal pekan ini meminta semua Muslim di Kerajaan untuk melihat bulan sabit Dzulhijjah pada Rabu malam. Umat Muslim mengikuti kalender bulan yang terdiri dari 12 bulan dalam satu tahun 354 atau 355 hari.

Melihat bulan sabit juga digunakan untuk menandai dimulainya bulan puasa Ramadhan, yang jatuh pada bulan kesembilan dalam kalender Islam, dan Idul Fitri yang menandai akhir Ramadhan.***