
PEKANBARU, GORIAU.COM - Antrian truk di sejumlah SPBU di Pekanbaru terus berlanjut. Karena tak berkurang, antrian ini mulai mengganggu arus lalu lintas karena banyak truk yang parkir di badan jalan.
Seperti pantauan di SPBU Jalan Arifin Achmad, SPBU Jalan Sudirman yang dekat Gedung DPRD Riau, SPBU Jalan Subrantas dan sejumlah lainnya. Salah seorang petugas SPBU di Jalan Arifin Ahmad, Anton, Selasa (26/3/2013) mengatakan, kondisi antrian tidak berkurang hingga hari ini.
"Kami tidak bisa menolak untuk melayani truk-truk tersebut sebab mereka tetap ngotot untuk mengisi BBM jenis solar disini. Mereka mengatakan di sejumlah SBPU tidak ada lagi BBM jenis solar. Kecuali kalau BBM jenis solar sudah habis, maka terpaksa kami tidak melayani,'' katanya.
Anton mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung hampir sebulan lamanya dan Pertamina juga sudah membatasi kuota. Sehingganya, wajar saja jika BBM yang telah dikurangi jatah ini cepat habis. Dikatakan, semesti dalam kondisi seperti ini pihak Pertamina ikut turun ke lapangan untuk memberikan arahan.
"Sampai saat ini yang sudah hampir sebulan. Pihak dari Pertamina tidak tampak turun ke SPBU. Terutama di SPBU kami untuk memberikan pengarahan kepada supir truk agar mengisi BBM jenis Solar di tempat non subsidi. Kalau kami menghalau para supir. Bisa-bisa nantinya terjadi bentrok dengan supir," kata Anton.
Senada disampaikan oleh Doni pengawas SPBU Lestari Jalan Subrantas. Dikatakan Doni, sampai saat ini dengan masih berlangsung antrian panjang kendaraan yang mengisi BBM jenis Solar. Ternyata pihak Pertamina tidak ada turun ke lapangan untuk memberikan pengarahan pada pengemudi. Padahal ini kewenangan mereka.
"Tidak tahu lah pak. Entah sampai kapan terjadi antrian BBM jenis solar. Kita hanya berharap pihak Pertamina untuk turun ke lapangan dalam rangka memberikan arahan kepada supir-supir truk itu agar mengisi BBM jenis Solar pada SPBU non subsidi. Kami tidak berwenang untuk menolak melayani pengemudi," tutupnya. (rdi)