
PEKANBARU - Jaminan kehalalan daging yang dikonsumsi masyarakat sangat bergantung pada proses hulu, yakni tahapan penyembelihan hewan. Menyadari krusialnya tahapan tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil kebijakan tegas dengan mendorong kewajiban peningkatan kompetensi dan kepemilikan sertifikasi bagi para juru sembelih, khususnya menjelang pelaksanaan hari raya Iduladha.
Langkah standardisasi profesi ini dilakukan demi memastikan seluruh tata cara pemotongan hewan peliharaan maupun kurban berjalan tegak lurus sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Pembekalan teknis dan agama tersebut salah satunya diwujudkan melalui agenda pelatihan pelaksanaan penyelenggaraan kurban yang dipusatkan di Masjid Raya Pekanbaru, Minggu (24/5/2026).
Pj Sekretaris Daerah Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, yang hadir membuka acara mewakili Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menekankan bahwa kemampuan para petugas potong hewan tidak boleh stagnan. Dinamika kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan daging halal menuntut adanya profesionalisme pekerja yang diakui secara legal.
"Kita harapkan sertifikasinya ini ke depan bisa di-upgrade kompetensinya," kata Ingot.
Dorongan sertifikasi ini bukan tanpa alasan kuat. Tren pertumbuhan rumah potong hewan yang dikelola oleh pihak swasta terus menjamur di berbagai sudut wilayah Pekanbaru. Otoritas pemerintahan memandang keberadaan fasilitas pemotongan mandiri ini perlu diimbangi dengan pengawasan kualitas sumber daya manusia di dalamnya.
Pemerintah daerah menginstruksikan dengan tegas agar setiap rumah potong swasta mempekerjakan tenaga ahli yang telah dibekali kompetensi terukur dan mengantongi sertifikat resmi. Kebijakan ini merupakan bentuk perlindungan konsumen agar masyarakat tidak ragu saat membeli bahan pangan hewani di pasaran.
Apabila seluruh juru sembelih sudah berstandar syariat, maka rantai pasok daging dari lokasi pemotongan hingga ke lapak pedagang eceran dapat dipertanggungjawabkan kehalalannya secara agama maupun kelayakan konsumsinya secara medis.
"Jadi di mana pun dijualnya daging itu jaminannya disembelih sesuai dengan syariat Islam. Terjamin kehalalannya daging yang kita konsumsi itu," jelasnya.
Langkah kolaboratif yang diinisiasi oleh pengurus Masjid Raya Pekanbaru dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi singkat bagi para petugas potong hewan ini menuai apresiasi positif dari jajaran birokrasi kota. Tercatat ada ratusan juru sembelih yang terjun langsung mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan tersebut. Antusiasme tinggi dari para peserta ini diharapkan mampu mencetak tenaga pemotong profesional yang tidak hanya siap menghadapi tingginya volume pemotongan saat momentum Iduladha, tetapi juga mampu menjaga jaminan mutu halal dalam pekerjaan mereka sehari-hari.***