RENGAT - Bertempat di Gedung Dang Purnama Rengat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu Riau bersama Kodim 0302 Inhu dan Polres Inhu gelar sosialisasi perkembangan ancaman kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), Selasa (15/11/2016).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Inhu H Khairizal. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 600 peserta dari seluruh pihak terkait, mulai dari Camat, Kades, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, guru, dosen, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, organisasi keagamaan, mahasiswa serta perwakilan pelajar.

Baca Juga: Lantik Dua Direksi PD Indragiri, Wabup Inhu Minta PD Indragiri Mampu Menggali Sumber Pendapatan

 Saat ini, bangsa Indonesia tengah berupaya untuk memerangi sejumlah ancaman yang mampu melumpuhkan semangat berbangsa dan bernegara. Ancaman itu diantaranya korupsi yang merajalela, bahaya narkoba serta kejahatan serta terorisme.

"Dari sejumlah kasus yang telah terjadi dibeberapa daerah, tidak sedikit yang pihak maupun perorangan yang tersandung hukum, baik itu terkait pelanggaran HAM, korupsi narkoba maupun Pungli (pungutan liar," tutur Khairizal dalam arahannya.

Dengan demikian, dirinya mengingatkan kepada semua pihak, terutama ASN (Aparatur Sipil Negara) yang ada di Kabupaten Inhu, agar dalam menjalankan tugas serta wewenangnya tetap mengacu pada aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Terima Bika Ambon Berisi Sabu, Warga Seberida Inhu Dibekuk Polisi

 Khusus terkait ancaman dan bahaya narkoba yang saat ini telah mewabah di tengah-tengah masyarakat, terutama dikalangan remaja, mahasiswa dan pelajar, Khairizal mengajak semua pihak untuk bisa menjadi pelopor dalam hal memerangi narkoba tersebut.

"Terutama pada mahasiswa dan pelajar sebagai generasi muda penerus bangsa, untuk bersama-sama memerangi yang namanya penyalahgunaan narkoba. Dengan begitu, generasi muda dapat terhindar dari sasaran utama barang haram tersebut. Generasi muda adalah ujung tombak suatu negara. Ketika generasi mudanya rusak dan hancur, maka habislah kita," tkata Wabup.

Dalam hal menyikapi bahaya terorisme, Wabup mengimbau kepada para Kades, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan pemahaman yang benar guna mencegah munculnya pemahaman serta aliran-aliran keagamaan yang salah, pungkasnya tegas.

Selain Wabup Khairizal, pemaparan terhadap ancaman kedaulatan NKRI serta upaya mengatasinya juga disampaikan oleh Perwira Penghubung Mayor Inf IM Samosir dari Kodim 0302 Inhu dan Kabag Ops Polres Inhu, Kompol Franky Tambunan.

Baca Juga: Memalukan, Disaat Pemerintah Menggalakkan Kesejahteraan, PD Indragiri Malah Gaji Karyawannya Dibawah UMK

 Sosialisasi perkembangan ancaman kedaulatan NKRI merupakan tindaklanjut dari pelaksanaan apel tiga pilar, yakni pemerintah, TNI dan Polri yang telah dilaksanakan sebelumnya di halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, beberapa waktu lalu.*** #INHU