
DURI, GORIAU.COM - Aksi balapan liar di kota Duri, kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis, Riau, telah membuat resah masyarakat dan pengguna jalan raya. Balapan liar di kota Duri, rata-rata diikuti oleh anak usia 13 tahun hingga 17 tahun. Untuk jenjang pendidikan dari pelajar SMP hingga SMA, semua gemar balapan liar pada malam hari, maupun subuh usai sahur di bulan Ramadan. Lokasi balapan liar yang menjadi tempat favorite, yaitu di jalan Hangtuah, jalan Sudirman dan jalan Rangau.
Untuk mengantisipasi balapan liar di kota Duri, Kapolres Bengkalis AKBP Aloysius Supriyadi saat dikonfirmasi GoRiau.com, Minggu (21/6/2015) pagi, melalui Kasat Lantas AKP Alex Sandhy Siregar, melakukan patroli malam dan subuh.
"Iya kita melakukan patroli malam dan subuh, untuk mengantisipasi balapan liar di kota Duri, selama bulan Ramadan," kata Kasat Lantas.
Selain mengantisipasi balapan liar, ujar AKP Alex Sandhy Siregar, Sat Lantas Polres Bengkalis juga melakukan pengalihan dan pengaturan lalu lintas di kota Bengkalis dan Duri. Hal itu guna lancarnya arus lalu lintas di lokasi bazaar makanan dan minuman berbuka puasa.
"Kita juga ingatkan kepada masyarakat di kabupaten Bengkalis, untuk tidak menyalakan petasan saat umat muslim sedang beribadah dan membunyikan kelakson berlebihan. Mari kita ciptakan kerukunan umat beragama dan juga keselamatan di jalan raya. Untuk itu, kita mulai dari diri sendiri," tutup AKP Alex Sandhy kepada GoRiau.com.(ric)