SELATPANJANG - Rencananya, gerakan pemuda Ansor dan Banser akan menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) Jumat (20/1/2017) hingga Minggu (22/1/2017). Diklat itu rencananya diadakan di Pesantren Al-Akobah Desa Gogok, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau.

Menurut Ketua GP Ansor Kepulauan Meranti DR Cand M Tartib MSi, bagi yang ingin mengikuti masih ada kesempatan mendaftar hingga pukul 11 tanggal 20 Januari 2016.

Disampaikan Tartib juga Diklat ini berbarengan digelar antara, Pendidikan Kepemimpinan Dasar (PKD) khusus Ansor dan Pendikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) khusus Banser.

"Bagi yang ingin ikut Diklat, silahkan mendaftar. Panitia buka kesempatan mendaftar hingga pukul 11 hari Jumat tanggal 20 Januari 2016," kata Tartib.

Disampaikan Politisi Gerindra untuk DPRD Kepulauan Meranti ini lagi, pendaftaran bisa langsung ke Desa Gogok ataupun ke Sekretariat Banser Jl Ahmad Yani Selatpanjang, lantai II.

"Diklat ini berlaku untuk anggota Ansor dan Banser. Juga untuk umum, salah satu syarat sebelum bergabung (GP Ansor dan Banser, red)," ujarnya lagi.

"Instruktrutnya Satkornas Banser Jakarta dan Pasukan Densus 99," ujar Ketua GP Ansor Meranti itu lagi.

Sementara itu, menurut Ketua panitia Diklat, Khusairi SHI MPdI, persiapan yang mereka lakukan sudah rampung. Seluruh kecamatan di Meranti dijadwalkan akan ikut Diklat dari tanggal 20 hingga 22 Januari 2016 di Pesantren Al-Akobah Desa Gogok.

"Yang ikut hampir dari semua kecamatan. Ada juga dari Siak dan daerah lain. Sebelum bergabung ke GP Ansor dan Banser, harus ikut Diklat," kata Khusairi pula.

Dijelaskan Khusairi, inti dari Diklat ini untuk memberikan pembekalan dan pemahaman pada seluruh anggota Ansor Banser tentang ahli sunnah waljamaah (Aswaja). Kemudian, tentang wawasan nusantara, bela negara, dan kebinekaan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Bersama dengan kondisi Indonesia yang saat ini semakin terkotak-kotak, banyak faham dan beda pendapat. Kami generasi muda Ansor Banser di bawah NU ingin menciptakan bagaimana kerukunan dalam beragama dan berbangsa itu terwujud dengan mengedepan toleransi," jelas Khusairi. *** #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini