
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelalawan menyatakan, jika tingkat perceraian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pelalawan cukup tinggi. Bahkan, perceraian guru menempati urutan teratas selama kurun waktu dua tahun ini.
"Dalam satu tahun setidaknya ada puluhan pegawai yang mengajukan permohonan cerai,"ungkap Kepala BKD Pelalawan, Andi Yuliandri, Senin (23/6/2014).
Dituturkan Andi, banyak faktor yang memicu meningkatnya angka perceraian pegawai. Dari data yang ada, lanjut Andi, pegawai perempuan menempati jumlah terbanyak bercerai.
"Dari data permohonan yang masuk, perceraian PNS di Pelalawan ternyata didominasi oleh tenaga pendidikan atau guru,"katanya.
Lebih lanjut dirincikan Andi, setelah guru, peringkat perceraian terbanyak kedua disusul oleh tenaga kesehatan dan paling rendah PNS di struktural.
Meski demikian, Andi menyampaikan, pihaknya tidak serta merta menyetujui pengajuan permohonan cerai oleh para pegawai tersebut.
"Kita sarankan ke mereka untuk rujuk dengan mempertemukan kedua belah pihak. Lagi-lagi sudah tidak ada kecocokan,"ujarnya.
Andi menambahkan, pada saat taraf hidup dan kesejahteraan para tenaga pengajar mulai meningkat, justru angka perceraian semakin tinggi dikalangan guru.
"Tentunya kita tak ingin angka perceraian dikalangan pegawai ini semakin meningkat, kita sedang mencari bagaimana caranya menekan angka perceraian guru ini,"tandasnya.(rkn)