BANGKINANG - Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Lc MA menerima tamu dari Pemkab Kampar yang akan bersinergi untuk pembangunan Kabupaten Kampar pada tahun 2020 mendatang.

Rombongan Pemkab Kampar langsung dipimpin oleh Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, Asisten II Azwan dan Wakil Ketua DPRD Kampar Repol. Pertemuan tersebut berlangsung dengan santai di Bakso Senayan pada Selasa (19/11/2019) jelang magrib.

Bupati Kampar saat dihubungi melalui Asisten II Pemkab Kampar Azwan MSi menyatakan bahwa Pemkab Kampar menyerahkan salinan usulan pembangunan ke Syahrul Aidi. Salinan yang sama yang telah telah mereka berikan ke Dirjen Binamarga Kementrian PUPR beberapa waktu yang lalu.

"Kita memberikan salinan usulan pembangunan di Kabupaten Kampar kepada beliau, agar dikawal dan diperjuangkan di DPR RI. Kita menyerahkan 3 salinan usulan pembangunan kepada beliau" terang Azwan, Rabu (20/11/2019) malam.

Azwan menerangkan, untuk sementara ini mereka menyerahkan 3 usulan pembangunan yang bersumber dari APBN nantinya. Pertama, lanjutan pembangunan highway Pekanbaru-Bangkinang dari Desa Kualu hingga pasar Danau Bingkuang.

"Kedua adalah pelebaran jalan M Yamin, Kota Bangkinang, dari Simpang Stadion hingga simpang Panca Kecamatan Salo, sejauh 4 kilometer," terangnya.

Yang ketiga adalah pembangunan jembatan gantung di jalur interpretasi di Kawasan Hutan Suaka Marga Satwa Rimbang Baling.

"Progres Jalur interpretasi ini menggembirakan saat ini. Mudah-mudahan usulan pembangunan ini makin memuluskan cita-cita mulia ini," tambah Azwan.

Dia juga berharap usulan pembangunan ini dapat direalisasikan oleh pemerintah pusat. Dan Syahrul Aidi mampu memperjuangkannya.

Sementara itu Syahrul Aidi menyatakan berterima kasih atas kepercayaan Pemkab Kampar untuk memperjuangkan aspirasi mereka di senayan nantinya. Dia menganggap kepercayaan Pemkab Kampar itu jadi semangat baginya untuk memberikan yang terbaik untuk Riau.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Pemkab Kampar yang telah mempercayai perjuangan aspirasi ini. Saya akan berusaha maksimal agar usulan pembangunan ini sesuai dengan harapan kita bersama sebagai orang daerah. Semoga tidak ada kendala berarti" terang Syahrul Aidi saat dihubungi via seluler. Syahrul Aidi menambahkan, saat ini infrastruktur di Riau tergolong tidak baik. Banyak jalur dan jalan yang mestinya telah diperbaiki dari dahulu. Namun selalu ada kendala yang disampaikan oleh pemerintah pusat ke daerah. ***