DURI - Hampir semua masyarakat Indonesia sudah mulai merasakan kenyamanan berbelanja di minimarket seperti Alfamart. Maklum saja, minimarket ini pun sudah menjamur hingga tingkat Desa di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Namun penting untuk diingat bahwa struk belanja wajib di cek ulang sebelum meninggalkan Alfamart. Apakah yang dibayar sudah sesuai dengan barang yang dibeli?, atau bisa jadi anda salah satu pelanggan yang menjadi korban kecurangan kasir Alfamart.

Kali ini, Nyonya Edward warga Jalan Kayangan Kelurahan Babusalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Jumat (1/4/2016) sore, sekitar pukul 16.38 WIB, belanja di Alfamart dekat rumahnya. Saat membayar dikasir Nyonya Edward merasa tidak yakin dengan total belanjanya seperti yang tertera pada struk Alfamart.

Sebelum meninggalkan Alfamart, Nyonya Edward mencoba mengecek satu persatu daftar belanjaannya. Ternyata ia temukan kecurangan yang dilakukan Kasir Alfamart, yaitu pada item Rexona Invis 15 dengan harga Rp36.500 yang ia beli 1 di scan menjadi 2.

Tak terima dengan kecurangan kasir Alfamart tersebut, ia kembali mendatangi kasir dan menanyakan soal barang yang ia beli 1 tetapi di scan 2 kali.

"Waktu saya tanyakan, kasirnya belagak begok, kebingungan. Entah lagi berfikir mau jawab apa, entah lagi ketakutan. Sampai rekannya yang lain pun menghampiri saya dan bertanya ada apa dan ingin melihat struk belanja saya," kata Nyonya Edward kepada GoRiau.com.

"Saya cek ulang struk belanjaan itu, karena sudah sering kali seperti itu. Hanya saja kami tidak bisa protes kesana karena kami ngecek struknya saat sudah sampai dirumah. Makanya, karena tidak mau kecolongan lagi dengan ulah kasir yang ceroboh seperti itu, saya harus cek struk saat masih di Alfamart. Rupanya kejadian lagi, jadi korban lagi," imbuhnya lagi.

Setelah melihat struk belanjaan itu, pihak Alfamart langsung meminta kasir yang bersangkutan untuk mengembalikan uangnya yang kelebihan Rp36.500. Dan pihak Alfamart dalam kesempatan yang sama juga langsung meminta maaf kepada Nyonya Edward atas ketidaknyamanan belanja disana.

"Kami minta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan kami. Tidak ada unsur kesengajaan dalam masalah ini. Kemungkinan karena mesin scan Alfamart yang sangat sensitif sehingga bisa menscan dua kali," kata salah seorang pihak Alfamart di Jalan Kayangan seperti yang dikutip GoRiau.com dari Nyonya Edward.

Menurutnya, kejadian yang sama juga mungkin pernah dialami pelanggan lain. Namun untuk mengantisipasi agar tidak ada korban berikutnya, pelanggan minimarket dimanapun berada wajib mengecek struk belanjaan sebelum meninggalkan minimarket. ***