
RENGAT, GORIAU.COM - Bentrok antara masyarakat dengan karyawan Palma Dua di wilayah perbatasan Indragiri Hulu dan Indragiri Hlir menyebabkan tewasnya dua bersaudara Andi Tata (28) dan Andi Rusdi (21).
Andi Tata tewas karena ditombak dengan kondisi kepala putus, sedangkan Andi Rusdi dibacok hingga kondisiinya kritis dan akhirnya meninggal.
Informasi yang diperoleh GoRiau.com, Minggu (7/4/2013) siang ini menyebutkan, sebelumnya, kedua korban bersama dua orang rekannya, dicegat saat mengenderai sepeda motor dalam areal kebun di Desa Pancur oleh Agus Cs yang berjumlah 20 orang. Kawanan yang mencegat membawa senjata tajam dan senjata api.
Melihat kondisi yang membahayakan itu, kedua rekan mereka langsung melarikan diri, namun naas bagi dua bersaudara Andi Tata dan Andi Rusdi, gagal melarikan diri karena kawanan tersebut berhasil menangkap keduanya setelah mengarahkan tombak.
Disaat itu lah terjadi pembunuhan berdarah yang menyebabkan Andi Tata tewas di tempat.
Menurut keterangan warga, dua bersaudara itu merupakan karyawan PT Palma Dua yang merupakan anak perusahaan Duta Palma Nusantara Group (DPNG).
Keduanya merupakan warga Desa Pengalihan, Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir. Keduanya bekerja sebagai karyawan rolling alat berat kebun. (aun)