SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kapolri Jenderal Polisi Drs Sutarman dalam pidato tertulisnya memerintahkan kepada seluruh jajaran agar saling bersinergi dalam mengamankan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2014.
Kata Kapolri, perlu dicermati pada pelaksanaan pemilu 2014 terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius dari semua untuk diantisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata, yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan pemilu 2014.
Sutarman juga mengatakan, berbagai potensi kerawanan tersebut dapat terjadi dalam setiap tahapan pemilu berupa pelanggaran tindak pidana pemilu, termasuk tindak pidana umum, yang harus dapat dikelola dan ditangani oleh Polri secara professional transparan dan akuntabel. terkait tindak pidana pemilu, Polri bekerja sama dengan kejaksaan dan bawaslu.
"Diharapkan dapat mengoptimalkan peran serta Gakkumdu sehingga dapat menyelesaikan dengan tuntas setiap pelanggaran pemilu yang terjadi," ujar Sutarman dalam pidato yang dibacakan Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi, Kamis (6/2/2014)pagi.
Dalam rangka menjamin stabilitas kamtibmas selama berlangsungnya pemilu 2014, ditambahkan Sutarman, Polri menggelar operasi kepolisian terpusat ddengan sandi 'mantap brata-2014' yang dilaksanakan selama 224 hari di seleuruh wilayah negara kesatuan RI dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif dan rehabilitasi, dalam rangka mengamankan setiap tahapan inti pemilu 2014.
"Sehubungan dengan pelaksanaan operasi kepolisian tersebut maka dalam impleementasinya akan dilakukan pergelaran fungsi-fungsi kepolisian di lapangan dalam bentuk satuan tugas tingkat pusat, tingkat daerah dan tingkat polres yang melibatkan 253.035 personil Polri dengan bantuan perkuatan 23450 personil TNI dan 1.091.556 personil linmas untuk mengamankan 1.86.172.508 pemilih sementara yang tersebar di 545.778 tps sementara," sebut Sutarman pula.
Kata Sutarman lagi, mencermati tantangan tugas dalam pengamanan pemilu 2014 tersebut, Ia memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan pemilu,serta berupaya mewujudkan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif agar dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta pemilu tahun 2014. Selain itu,juga diminta untuk meningkatkan kemampuan personil serta memberi kelengkapan peorangan yang memadai dalam menghadapai berbagai potensi ancaman yang terjadi dalam pemilu.
"Selain itu seluruh jajaran agar secara proaktif terus memperkokoh sinergi polisionil dengan penyelanggara pemilu, TNI, masyarakat, dan mitra keamanan lainnya dalam rangka mendukung suksesnya pemilu," tambahnya.(zal)