PEKANBARU, GORIAU.COM - Menjadi anggota kepolisian ternyata tidak menghambat langkah seseorang untuk bisa memberikan pengabdian lebih kepada masyarakat. Salahsatu contohnya, adalah aksi dari tiga anggota polisi di Provinsi Riau, yang secara perlahan, kehadiran mereka mampu memberi dampak positif kepada masyarakat sekitar.

Mereka adalah Brigadir David yang berdinas di Mapolres Kampar, Aiptu Karim Silalahi dari Mapolres Siak, serta personel Polres Rohul bernama Brigadir Suheri Sitorus. Upaya tak kenal lelah dalam membangun desa tempat mereka berdinas selama ini pun akhirnya menjadi sorotan nasional, bahkan masuk dalam nominasi Kompolnas Awards 2015.

Seperti contohnya Brigadir David, ia bisa memberdayakan ekonomi kecil bagi masyarakat di Sungai Apit Kabupaten Siak, Riau, dalam bidang penjualan ikan. Caranya, David mengumpulkan pemuda pengangguran dengan memberikan pekerjaan kepada mereka.

Malahan David merogoh kocek sendiri untuk memodali mereka. Selain itu David juga mengelola usaha kecil bongkat muat, serta usaha bengkel yang mempekerjakan anak muda pengangguran. "Anggota ini juga menampung dan mendistribusikan ikan hasil tangkapan masyarakat," beber Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.

Beda lagi dengan Aiptu Karim Silalahi di Kabupaten Kampar, Riau. Atas upayanya sendiri, Karim mengkoordinir sejumlah petani karet. Koordinasi tersebut lambat laun membuahkan hasil dengan stabilnya harga jual karet kepada para pembeli. "Dia mengarahkan hasil kebun kepada setiap pembeli sehingga berdampak pada dinamisasi ekonomi," sambung Guntur.

Satu nama yang juga menonjol dan disebut-sebut belakangan adalah Aksi mulia yang dilakukan Brigadir Suheri Sitorus. Selaku Bhabinkamtibmas di Desa Pauh, Kecamatan Kuntodarussalam, Rohul, Riau, Suheri rela menyisihkan sebagian waktunya mengajarkan masyarakat Suku Bonai membaca, menulis dan berhitung.

Yang ikut belajar dengan Suheri, bukan hanya anak-anak, tapi juga orang dewasa dan orang tua. Tak ada gaji tambahan yang diterima Suheri untuk kegiatan sosial ini. Semuanya dilakukannya dengan ikhlas. Bahkan Suheri menggunakan uang pribadinya untuk menyediakan kopi bagi para warga yang datang belajar.

Atas upaya tak kenal pamrih mereka bertiga, polisi berprestasi ini akhirnya masuk dalam nominasi pada ajang Kompolnas Awards 2015 mendatang, karena dinilai sangat memberikan dampak positif, tak hanya bagi polisi lainnya, melainkan juga kepada warga sipil. (had)