KAMPAR – Seorang Jamaah Calon Haji (JCH) laki-laki asal Kabupaten Kampar, Riau terpaksa di rujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) An Nur. Sebelumnya sempat dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sejak Kamis (23/6/2022) lalu.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kampar, Zulfaimar mengatakan, jamaah akhirnya dirujuk ke rumah sakit, pada Selasa (28/6/2022).

Sehari sudah ia dirawat di RSAS An Nur. Jamaah itu berasal dari Kecamatan Tapung yang tergabung dengan Kelompok Terbang 05 BTH.

"Jamaah akhirnya dirujuk ke rumah sakit Selasa siang kemarin," katanya kepada Tribunpekanbaru.com. Jamaah itu awalnya dirujuk ke klinik karena mengeluh pusing, demam dan paha kanan bengkak.

Zulfaimar menyebut hasil diagnosa rumah sakit berdasarkan keterangan petugas kesehatan Kloter 05 BTH, dr. Febrinawati. Ada penyumbatan darah di kakinya.

"Bapak itu dirujuk karena penyumbatan pembuluh darah di sekitar lutur," ujarnya.

Ia meminta doa dan Al Fatihah untuk kesembuhan jemaah itu. Sehingga segera dapat bergabung dengan jemaah lain.

Ia mengatakan, rukun haji asal Kampar yang sedang dilaksanakan yakni rutinitas ke Masjidil Haram. Selain itu membayar dam karena haji tamattu.

Total JCH asal Kampar sebanyak 390 orang. Dibagi dua gelombang keberangkatan. Keberangkatan pertama Kloter 04 BTH sebanyak 54 jemaah pada Sabtu (18/6/2022). Kedua, Kloter 05 BTH sebanyak 336 jemaah pada Minggu (19/6/2022).

Zulfaimar menyebutkan, dari Kemenag Kampar ada tiga petugas pendamping haji. Satu orang bersama Kloter dan dua orang bergabung dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) masing-masing di Makkah bernama Irwan Taufik dan di Madinah bernama Basri.

"Selain itu ada dua orang dari Kampar yang bergabung Tenaga Kesehatan Haji Indonesia," pungkasnya.***