
TELUKKUANTAN, GORIAU.COM - Camat Pangean, Mahviyen Trikon Putra menyatakan Jalur atau perahu panjang merupakan alat pemersatu di tengah-tengah masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Sebab, tanpa persatuan dan kesatuan, jalur tidak akan meraih prestasi.
"Jalur itu alat pemersatu, jangan sampai menjadi sumber perpecahan di tengah-tengah masyarakat," ujar Mahviyen yang akrab disapa Oon, Senin (9/11/2015) malam saat pelayuran jalur baru Desa Sukaping.
Melihat filosofi jalur, lanjut Oon, kekompakan dan persatuan sangat dibutuhkan supaya jalur lebih laju. "Pepatah pun mengatakan, 'Rantau halui, jaluar laju'. Artinya, kekompakan di masyarakat sangat penting untuk meraih prestasi."
"Untuk itu, mari kita jaga kekompakan dan persatuan di masyarakat, tanpa satu komando, kita tak akan maju," tambah Oon.
Menurutnya, hal yang sama juga harus diterapkan dalam pemerintahan. Sebagai masyarakat, harus mendukung kebijakan yang diambil pemerintah.
"Kita harus mendukung kebijakan pemerintah, supaya kita ikut maju. Sebab, tanpa dukungan masyarakat, Kuansing sulit berkembang," pungkas Oon.
Pelayuran jalur baru Sukaping dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Muharman. Sebab, Bupati Kuansing sudah meninggalkan acara sebelum pelayuran.***