
BENGKALIS, GORIAU.COM - Adanya usulan dari Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, agar Bengkalis mulai mengembangkan budidaya kepiting, direspon Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bengkalis.
Kepala DKP Ahmad Ramli merespon positif budidaya kepiting tersebut. Bahkan DKP sendiri pada tahun ini sudah melakukan budidaya kepiting di Desa Penampi Kecamatan Bengkalis dalam bentuk pilot project. Rencananya budidaya kepiting ini akan dikembangkan ke kecamatan lainnya, khususnya Pulau Rupat dan Pulau Bengkalis, termasuk Kecamatan Bantan.
''Tahun ini kita sudah memulai budidaya kepiting melalui pilot project. Budidaya kepiting ini sesuai dengan ekosistem yang ada di pulau Bengkalis dan pulau Rupat, dimana untuk budidaya kepiting paling cocok di kawasan pesisir dengan hutan bakau (mangrove),'' ungkap Ahmad Ramli.
Pihak DKP tahun 2013 ini membuat program konservasi mangrove dan budidaya kepiting. Artinya disamping penyelamatan hutan mangrove, budidaya kepiting sangat menguntungkan, karena nilai jualnya dipasaran cukup lumayan untuk menunjang pendapatan masyarakat.
''Untuk memantapkan program tersebut, kita juga akan mendatangkan tenaga ahli khusus untuk budidaya kepiting ini nantinya. Secara bertahap budidaya kepiting akan terus kita kembangkan di Bengkalis, Bantan dan Rupat,'' bebernya. (jfk)