DUMAI, GORIAU.COM - Pasangan Herman Abdullah, Agus Widayat mengaku menerima laporan adanya sejumlah pelanggaran pilgubri yang terjadi dikawasan perbatasan Dumai.

Disela-sela menggunakan hak pilih pada RT 10 TPS 15 Agus Widayat yang hadir bersama istri Onny Chairunnisa mengaku belum menerima bukti meski ada laporan yang diterimanya.

"Ada pada daerah pinggiran bentuk pelanggaran seperti serangan fajar, tapi kita lihat tak ketemu. Ada pemberian sembako dan untuk Money politik, tapi belum terbukti." ujarnya.

Untuk kawasan pinggiran, kata Agus, ada 3 TPS yang masuk ke kawasan Dumai,"Saya barusaja menghubungi via telfon dikawasan Kelurahan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, disana RT di Batu Teritip langsung yang menghubungi. Atas laporan tersebut mereka sudah ke lurah, sementara saya mau ke kapolres, sedangkan sebelumnya Panwaslu yang saya hubungi tadi tidak mengangkat telfonnya." ungkapnya.

Laporan yang diterimanya, tambah Agus, sebelumnya dua laporan, sementara sekarang tambah lagi satu."Bagi penemu pelanggaran pilgubri kali ini masih akan diberikan imbalan Rp2,5 juta. Oleh karenanya, kita sudah optimis semua dapat berlangsung baik." sebutnya.

Putaran kedua pilgubri kali ini Agus mengaku pasrah kepada yang maha kuasa atas apapun keputusan dan hasil nantinya."Kita serahkan semua kepada yang diatas (Allah SWT), namun saya berharap masyarakat jangan mensia-siakan hak suara suaranya," harap Agus.

Wakil Walikota Dumai tersebut juga berharap masyarakat dapat memilih dengan cerdas,"semua bisa memilih dengan hati nurani." ungkapnya.(egy)